SAAT Wali Kota Medan Dzulmi Eldin Diciduk KPK, Terungkap Kegiatan sang Istri Rita Maharani

sosok Rita Maharani, istri Wali Kota Medan Dzulmi Eldin yang Belakangan ini Menghebohkan Publik karena Ditangkap KPK.

Editor: AbdiTumanggor
TRIBUN MEDAN/HO
Wali Kota Medan H T Dzulmi Eldin bersama Ketua TP PKK Rita Maharani 

Inilah sosok Rita Maharani, istri Wali Kota Medan Dzulmi Eldin yang Belakangan ini Menghebohkan Publik karena Ditangkap KPK.

Rita Maharani Dikenal sebagai Perancang Busana Batik Medan dan Songket Deli. Berikut foto-fotonya. 

Busana Rancangan Rita Maharani Memesona
Rita Maharani  (tengah) bersama Jaka dan Dara Kota Medan.|Tribun Medan/HO

////

TRIBUN-MEDAN.COM -  Tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) melakukan Operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Wali Kota Medan Dzulmin Eldin, pada Selasa (15/10/2019) malam.

Kasus OTT ini diduga kuat terkait dengan praktik korupsi setoran dari dinas-dinas di lingkungan Pemerintah Kota Medan.

Dalam OTT kali ini tim penindakan KPK menangkap tujuh orang di wilayah Kota Medan.

"Dari OTT malam sampai dini hari tadi, total tujuh orang diamankan, yaitu dari unsur wali kota, kepala dinas PU, protokoler, ajudan wali kota, swasta," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam keterangan tertulisnya, Rabu (16/10/2019).

"Diduga praktik setoran dari dinas-dinas sudah berlangsung beberapa kali. Tim sedang mendalami lebih lanjut," kata Febri.

Tertangkapnya Wali Kota Dzulmi Eldin, turut mengundang kerpihatinan publik di Kota Medan, Sumatera Utara.

Sebagaimana diketahui, Dzulmi Eldin dalam setiap acara selalu didampingi istrinya yang sekaligus ketua PKK Kota Medan, Rita Maharani. 

Bagaimana sosok sang istri, Rita  Maharani?

Ketua TP PKK Kota Medan Hj Rita Maharani  SH melantik Ketua TP PKK Kecamatan se-Kota Medan di Gedung Serba Guna PKK Jalan Rotan, Medan, Rabu (21/8/2019).
Rita Maharani (kiri). (TRIBUN MEDAN/HO)

Rita Maharini, sejak tahun 2016 dikenal sebagai perancang busana.

Penampilannya kerap mendapat perhatian publik.

Ia memperkenalkan Batik Medan dan Songket Deli.

Dalam beberapa acara, ia sering memamerkan busana hasil rancangannya.

Ibu tiga anak ini berhasil menjadikan Batik Medan dan Songket Deli menjadi busana yang sangat menawan dan sesuai tren masa kini.

Rita mengangkat ciri khas Kota Medan menjadi motif pada busana rancangannya.

Kecerdasannya memadukan desain dan model buasana nuansa tradisional dan modern menimbulkan kesan anggun, elegan, berwibawa serta sangat indah dipandang mata.

Rita Maharani
Rita Maharani (Tribun Medan/HO)

Tak heran jika aplaus pengunjung tak putus berhenti selama busana hasil rancangannya ditampilkan di atas catwalk.

Kemudian secara rutin memberikan pelatihan terhadap pengerajin Batik Medan.

Ia juga memberikan kesempatan kepada pengerajin untuk mempromosikan Batik Medan dan Songket Deli melalui acara-acara pameran seperti ina craf, PRSU, Ramadhan Fair maupun pameran lainnya, baik di Kota Medan maupun luar ibukota Provinsi Sumatera Utara.

"Saya mengajak semua, khususnya ibu-ibu agar dapat memakai dan mencintai produk unggulan daerah Kota Medan, terutama Batik Medan dan Songket Deli. Sebab, busana ini dapat dikenakan sebagai busana sehari-hari, pakaian kerja maupun busana pesta. Dengan demikian kita turut membantu memajukan UMKM di Kota Medan," ujarnya kepada Tribun-Medan.com, (Jumat, 2/9/2019). 

Wali Kota Dzulmi Eldin dan Rita Maharani
Wali Kota Dzulmi Eldin dan Rita Maharani (TRIBUN MEDAN/HO)

Aneka busana Batik Medan yang dirancang Rita Maharani, menonjolkan motif unik ikon Medan, seperti becak, Istana Maimun, Mesjid Raya, Rumah Tjong Afie, PAM Tirtanadi, daun tembakau deli, bunga raya, serta bunga sepatu. 

Untuk berbahan dasar Songket Deli, Rita Maharani menampilkan aneka motif yang di antaranya daun tembakau Deli, bunga tanjung, motif ulam raja, motif mawar, Istana Maimun, bunga tembakau, durian Medan, bunga bangkai, bunga kopo, bunga kol, bunga kangkung, dan bunga tanjung.

Hasil gambar untuk rita maharani gallery

Dok.Pemkomedan.go.id

Hasil gambar untuk rita maharani gallery

Busana yang ditampilkannya pun beragam, ada dalam  bentuk casual (kekinian), busana Muslim (hijab), gaun malam, serta busana pria.

Jika melangkah di atas catwalk, gaya maupun penampilan Rita Maharani tak ubahnya seperti peragawati profesional.

Digunakan Jaka Dara Kota Medan

Finalis Jaka Dara Medan menggunakan Batik Medan yang dirancang Ketua Dekranasda Kota Medan Hj Rita Maharani di Hotel Grand Aston Jalan Balaikota Nomor 1, Kesawan, Kecamatan Medan Baru, Jumat (19/7/2019)
Finalis Jaka Dara Medan menggunakan Batik Medan yang dirancang  Rita Maharani di Hotel Grand Aston, Jumat (19/7/2019) (TRIBUN MEDAN/GITA NADIA PUTRI br TARIGAN)

Saat malam puncak Grand Final pemilihan Jaka Dara Kota Medan 2019 di Hotel Grand Aston, sebanyak 25 Finalis Jaka Dara terpilih, terlihat apik menggunakan Batik Medan yang dirancangnya.

Berbagai Motif Batik Medan mulai dari motif Istana Maimun, Masjid Raya, Becak Medan, Durian Medan, Pucuk rebung dan lainnya membuat ratusan penonton tak hentinya berdecak kagum.

Perpaduan warna terlihat indah, serta motif batik yang unik memberikan kesan mewah dan elegan.

Turut hadir sebagai juri, Putri Pariwisata Indonesia, Jesica Fitriana mengungkapkan kekagumannya terhadap rancangan busana Rita Maharani.

Tampil Memukau di ajang Indonesia Fashion Week (IFW) 2019

Songket Medan kreasi Rita Maharani di ajang Indonesia Fashion Week (IFW) 2019 di Jakarta Convention Center (JCC).
Songket Medan kreasi Rita Maharani di ajang Indonesia Fashion Week (IFW) 2019 di Jakarta Convention Center (JCC). (Tribun Medan / HO)

Pada bulan Maret lalu, songket Medan tampil memukau di ajang Indonesia Fashion Week (IFW) 2019 di Jakarta Convention Center (JCC).

Busana hasil kreasi Rita Maharani tidak kalah dengan hasil karya desainer yang ada di Tanah Air.

Applause penonton tak putus berhenti saat peragawati yang mengenakan aneka busana berbahan Songket Medan berjalan di atas catwalk. 

Rita Maharani mengatakan, melalui JCC, Songket Medan diharapkan semakin terkenal dan memiliki tempat di hati para pecinta fashion di seluruh Nusantara.

Dengan demikian nama Kota Medan semakin berkibar di jagad fashion, terutama yang mengusung nuansa etnis.

Sebab, IFW merupakan wadah promosi dari hasil kerajinan daerah.

Seorang peragawati yang mengenakan aneka busana berbahan Songket berjalan di atas catwalk.
Seorang peragawati yang mengenakan aneka busana berbahan Songket Medan berjalan di atas catwalk. (Tribun Medan / HO)

‘’Alhamdulillah, Songket Medan bisa tampil di IFW. Ini menjadi kebanggaan tidak hanya bagi saya tapi juga Kota Medan. Sebab, melalui event ini, nama Kota Medan kian terkenal sebagai salah satu daerah penghasil kain songket di Tanah Air,’’ kata Rita. Baca: Songket Medan Tampil Memukau di IFW 2019

Event yang mengangkat tema Cultural Values tersebut juga menjadi pembuktian bahwa Songket Medan mampu bersaing dengan hasil karya dari daerah lain.

‘’Ini menjadi momentum yang sangat menggembirakan.  Songket Medan punya tempat tersendiri di hati para pecinta fashion Tanah Air yang datang menyaksikan. Apalagi saat para peragawati berajalan di atas catwalk, tepuk tangan meriah tak hentinya mengiringi mereka,’’ lanjut Rita. (*)

Baca: Wali Kota Medan Dzulmi Eldin Ditetapkan Tersangka, 2 Kadis yang Ikut ke Jepang Tak Masuk Kantor

Baca: Dzulmi Eldin Minta Setoran Rp 800 Juta ke Kadis untuk Talangin Uang Liburan Keluarganya ke Jepang

Baca: INILAH Total Harta Kekayaan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin yang Ditangkap KPK

Baca: Wali Kota Medan Ditangkap KPK - Dzulmi Eldin Minta Setoran dari Kadis Ini Rp 20 Juta Per Bulan

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved