BERITA FOTO Dukun Tenggelamnya KM Sinar Bangun Mendaftarkan Diri Sebagai Calon Wali Kota Siantar
Paranormal Ida Halanita Damanik menggelar ritul "Pangelekan" di perairan Danau Toba, Simalungun, Sumatera Utara, Sabtu (23/6/2018) lalu.
BERITA FOTO Dukun Tenggelamnya KM Sinar Bangun Mendaftarkan Diri Sebagai Calon Wali Kota Siantar
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Paranormal (dukun) Ida Halanita Damanik mendaftar sebagai calon Wali Kota Pematangsiantar, Jumat (18/10/2019)
Ida Halanita Damanik adalaha dukun yang pernah meramal tentang posisi mayat korban tenggelamnya KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba Tigaras Kabupaten Simalungun beberapa waktu lalu.
Ida Halanita Damanik datang mendaftar ke DPD NasDem Siantar.
Ia datang dengan menyewa ojek online.
Ia datang bersama dengan wakilnya Rauldias Damanik.
Ida Damanik yang datang dengan mengenakan kemeja putih dan di hadapan kader NasDem Siantar mengungkapkan dirinya sebagai utusan Tuhan.
Baca: Penampakan Rumah Dinas AHY Saat Baru Mempersunting Annisa Pohan, Sederhana dan Ditinggali Biawak
Baca: LINK LIVE STREAMING Persela Lamongan dan PSIS Semarang, Tonton Siaran Langsung via Link Live
Ia mengatakan ingin menjadi ibu dari masyarakat Kota Pematangsiantar.
"Pastinya untuk masyarakat Siantar. Ingin menjadi ibu di Siantar tempat mengadu tempat keluh kesah dan sama-sama mencari solusi," katanya usai mendaftar di DPD NasDem Siantar, Jumat (18/10/2019).
Ida mengatakan memilih NasDem sebagai partai pertama mendaftar karena slogan 'Tanpa Mahar'.
Ia mengaku akan melanjutkan perjalanan mendaftar ke partai lain.
"Pastinya ada. Saya sendiri hati saya mengatakan ke NasDem karena tanpa mahar. Siapa pun yang mendukung kerja kita kalau menjadi Walikota,"ujarnya.
Saat disinggung tentang pandangannya terhadap kondisi Kota Siantar, Ida mengatakan masih banyak yang perlu diperbaiki. Banyak oknum pejabat yang curang dan tidak menindaklanjuti keluhan masyarakat.
"Kota Siantar bagus dan masih banyak yang harus diperbaiki. Pengaduan masyarakat tidak ditindaklanjuti. Kita mau jadi tempat seorang ibu. Sama seperti ibu kepada anak-anaknya," katanya seraya mengatakan siap memenuhi seluruh persyaratan NasDem.
Baca: Jawaban Mulan Jameela tatkala Disentil KPK seusai Postingan Kacamata Bermerek Gucci
Baca: Dikritik karena Bayinya Nangis di Pesawat, Ibu Muda ini Sebut Penumpang Lain Tak Bermoral
Namun, ia mengaku tidak memiliki cost politik yang banyak.
Katanya, ia hanya seorang single parent dari tiga anak yang sederhana.
"Kami dari masyarakat biasa bukan orang kaya. Saya datang aja naik grab, pulangnya naik ojek online. Saya punya ilmu dan kejujuran. Saya dari kesehatan, saya dari kehutanan, dan spritual,"katanya.
Diketahui, Ida Damanik pernah meramal mayat korban KM Sinar Bangun akan ditemukan dalam waktu dua hari. Namun, ramalan itu tidak tepat.
Bahkan, Ida mengungkapkan mayat korban yang hanyut di kedalaman 350 meter Danau Toba tersimpan dalam gua berlapis-lapis.
Sementara, Bakal Calon Wakilnya Rauldias Damanik mengaku sebagai seorang olahragawan. Ia mengatakan akan fokus pada pemuda.
Ia akan membangkitkan lagi prestasi olahraga Kota Pematangsiantar.
"Saya seorang olahragawan dan pembina olahraga. Dengan jiwa milenial. Kita lihat ketimpangan anak muda. Terutama dalam dunia olahraga. Di siantar ini gudangnya atlet sudah saatnya keluarkan semangat juang mereka. Siantar ini layak di perhitungkan di Sumut," katanya.
Seperti diketahui, Partai NasDem Siantar sudah membuka pendaftaran bakal calon Wali Kota dan Wakil hingga 23 Oktober 2019.
Ida Halanita Damanik
Ritual "Pangelekan" diiringi gendang Batak Toba, beras dalam "tandok", telur, sirih, dan uang berlangsung di titik jatuhnya kapal.
Julianus Manik, Pimpinan Gondang Batak Sahata Pematang Sidamanik Parmahan mengungkapkan ritual ini berfungsi mempermudah tim SAR untuk menemukan 184 mayat yang masih dicari.
"Ini dibuka gondang ini supaya mempermudahlah kalau terima yang kuasa dan yang tempat di sini. Agar mempermudah diangkat mayatnya," ujarnya sebelum berangkat ke tengah danau di Dermaga Tigaras, Kabupaten Simalungun.
Julianus yang juga tengah mencari adik kandungnya Hotman Manim mengungkapkan pergelaran ritual ini juga permintaan dari Pemerintah Kabupaten Simalungun.
Ada delapan personel musik "Gondang Pangelekan" yang akan turun dalam perjalanan.
"Ini Gondang Pangelekan tidak sembarangan. Yang menjaga Danau Toba Nantinjo boru Malau. Memohon melalui namboru ini, supaya ada harapan kita dapat membantu. Melalui ritual dapat memberikan jalan. Ini anjuran dari Bupati Simalungun (JR Saragih),"ujarnya.
Pantauan tribun-medan.com, para pemain musik membawa berbagai alat musik seperti Gondang Batak, Sarune, Gong, dan dua buah botol. Personel Gondang Batak Sahata Pematang Sidamanik Parmahan mengiringi ritual dari lantai dua kapal. Dalam kapal juga turut seorang paranormal sebagai fasilitator.
Pencarian korban hilang KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba pada Senin (18/6/2018) sudah memasuki hari keenam, Sabtu (23/6/2018).
Namun baru tiga jasad korban yang ditemukan. Sebanyak 184 korban lainnya masih dalam pencarian.
Begitu juga posisi bangkai KM Sinar Bangun yang diduga jadi tempat korban terperangkap masih misteri.
Ini videonya:
(tmy/tribun-medan.com)
BERITA FOTO Dukun Tenggelamnya KM Sinar Bangun Mendaftarkan Diri Sebagai Calon Wali Kota Siantar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/dukun-km-sinar-bangun.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/dukun-km-sinar-bangun-2.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/dukun-km-sinar-bangun-1.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/dukun-km-sinar-bangun-3.jpg)