Eldin OTT KPK
Wali Kota Medan Diciduk KPK, Edy Rahmayadi Angkat Bicara soal Pencegahan Korupsi, Ini Katanya
"Hukum yang menentukan. Sekarang dalam proses. Saya yakin kalau ada asap pasti ada api.''
Sudah sekian banyak saya menginstruksikan, mengingatkan.
Selama itu kepentingan untuk rakyat, pasti Tuhan akan selalu melindung kita," ucapnya.
Baca: Suami tak Tahu Istrinya PNS Kemenag Selingkuh dan Transfer Rp 70 Juta pada Pria Selingkuhnya
Baca: Muncul Saingan Baru Hotman Paris, Sang Nenek Toko Emas Berjalan Sebut Aku Begini Supaya Bergaya
Masih di acara yang sama, Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution belum bersedia memberikan komentar terkait diamankannya Wali Kota Medan Dzulmi Eldin oleh KPK pada Rabu (16/10/2019).
Ditemui usai acara reuni akbar alumni Fakultas Teknik di Universitas Sumatera Utara (USU), Akhyar mengatakan akan berkonsolidasi terlebih dahulu.
"Nanti ya di kantor ya.
Aku janji di kantor nanti aku konferensi pers.
Janji aku," katanya kepada wartawan.
Akhyar pun mengatakan akan berkonsolidasi terlebih dahulu dengan jajaran Pemko Medan.
"Kami konsolidasi dulu.
Janji aku di kantor hari ini," katanya.
Wali Kota Medan Ir Akhyar Nasution menggelar jumpa wartawan mengenai hal ini.
Didampingi Sekretaris Daerah Wiriya Alrahman dan sejumlah staf lain, ia menyampaikan, hingga saat ini kejelasan mengenai kronologi penangkapan, siapa yang terlibat dan terkait kasus apa, Akhyar mengaku belum terkonfirmasi.
"Terima kasih teman-teman semua.
Saya di sini bersama Pak Sekda, para asisten dan OPD hadir bersama-sama.
Di kantor wali kota ini ada beberapa memang yang dilakukan penyegelan oleh KPK.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/edy-rahmayadi-tanggapi-penangkapan-dzulmi-eldin.jpg)