BUKAN CUMA WIRANTO, Pejabat Incaran Teroris Moeldoko dan Presiden Jokowi, Penjelasan BIN & Pengamat
BUKAN CUMA WIRANTO, Pejabat Incaran Teroris Moeldoko dan Presiden Jokowi, Penjelasan BIN & Pengamat
BUKAN CUMA WIRANTO, Pejabat Incaran Teroris Moeldoko dan Presiden Jokowi, Penjelasan BIN & Pengamat
TRIBUN-MEDAN.com - BUKAN CUMA WIRANTO, Pejabat Incaran Teroris Moeldoko dan Presiden Jokowi, Penjelasan BIN & Pengamat
//
BIN ungkap jaringan dua pelaku penyeranan Wiranto, deretan pejabat yang jadi incaran teroris.
Baca: Video Detik-detik Najwa Shihab Semprot Politisi PDI P Arteria Dahlan ketika Break Iklan Mata Najwa
Baca: Hasil Kualifikasi Euro 2020 Belanda Kalahkan Irlandia Utara 3-1, Belgia dan Rusia Menang
Dua pelaku penyerangan kepada Menkopolhukam Wiranto diketahui merupakan anggota jaringan teroris Jamaah Anshorut Tauhid (JAD) Bekasi
Kemudian, mereka pindah ke Menes, Pandeglang.
Hal itu diungkapkan Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) Budi Gunawan
"Saudara Abu Rara dulu adalah anggota sel JAD Kediri yang kita deteksi pindah ke Bogor.
Setelah bercerai dengan istri pertamanya Ia pindah ke Menes karena difasilitasi oleh Abu Syamsudin jihadi dari Menes untuk tinggal disana." Kata Kabin Budi Gunawan di RSPAD Jakarta.
Kepala BIN mengatakan pihaknya sudah mendeteksi aktivitas Abu Rara dan saat ini sedang melakukan pengembangan untuk menangkap jejaringnya.
Baca: Ninoy Karundeng Angkat Bicara soal Surat Pernyataan Diselamatkan, Terungkap Fakta Mengerikan Ini
"Abu Rara sudah kita pantau beberapa kali mulai mengumpulkan pisau.
Belum pada tahapan bom, tapi pola-pola seperti itu bisa juga dengan pisau senjata," kata Kepala BIN Budi Gunawan.
Kepala BIN mengatakan penyerangan ini juga terkait dengan penangkapan 5 anggota jejaring JAD yang ditangkap di Bekasi yang merencanakan bom.
"Kita telah mendeteksi kelompok JAD memang sengaja ingin membuat instabiliitas dengan membuat amaliyah," tambahnya.
Terkait peristiwa penyerangan ini Kepala BIN mengatakan pihaknya juga mengidentifikasi akan adanya serangan oleh kelompok teroris menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada 20 Oktober mendatang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/tak-cuma-wiranto-tapi-ada-korban-lain-yang-ditikam-ini-identitas-hingga-kronologi-lengkapnya.jpg)