Aiptu Pariadi Sudah Tak Saling Bicara dengan Istrinya Sebelum Bunuh Diri Tembak Kepala
Pariadi tewas mengenaskan. Ia diduga bunuh diri menggunakan pistol. Sebelum mengakhiri hidupnya, diduga Pariadi lebih dulu menembak istrinya
TRIBUN-MEDAN.com - Warga Dusun VI Desa Lidahtanah, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) mendadak heboh mendengar tiga kali suara letusan, Sabtu (5/10) sekitar pukul 23.00 WIB.
Suara letusan bersumber dari rumah Kepala Tim (Katim) I Satuan Reserse Narkoba Polres Sergai Aiptu Pariadi (45).
Pariadi tewas mengenaskan. Ia diduga bunuh diri menggunakan senjata api.
Sebelum mengakhiri hidupnya, diduga Pariadi lebih dulu menembak istrinya, Fitri Handayani (45).
Kapolres Serdangbedagai AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu langsung turun ke rumah Kepala Tim (Katim) I Satuan Reserse Narkoba Polres Sergai Aiptu Pariadi (45).
Juliarman menyebut kedua pasangan suami istri itu ada masalah dan tidak berkomunikasi dan sudah tak saling bicara.
Setelah cekcok baru kemudian terjadi penembakan.
Namun, ia belum dapat mengungkapkan apa yang sebenarnya Pariadi dan Fitri permasalahkan.
"Keterangan dari anaknya seperti itu sedang ada masalah mereka.
Jadi, mereka tidak komunikasi.
Kalau di tempat kerja, ya enggak ada masalah.
Dia orangnya baik, tidak ada melakukan pelanggaran," kata Juliarman, Minggu.
Ia mengakui, Pariadi telah lama dibekali senjata api untuk kepentingan tugas.
Saat ini, pihaknya masih memeriksa saksi‑saksi, khususnya dari keluarga yang bersangkutan.
Mengenai luka tembak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/aiptu-pariadi-dan-istrinya-fitri-semasa-hidup.jpg)