Ternyata Laksamana Muda TNI (Purn) Sony Santoso Dosen Hukum di Salah Satu Universitas di Kota Medan

Laksamana Muda (Purn) Sony Santoso diketahui dosen hukum di salah satu Universitas di Medan, Sumatera Utara

Editor: AbdiTumanggor
Dok.Tribun Pekanbaru/Muhammad Natsir
Laksamana Muda TNI (Purn) Sony Santoso dilingkari merah saat menjabat sebagai Deputi Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan. 

Laksamana Muda (Purn) Sony Santoso diketahui terakhir bertugas di Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan. Setelah pensiun,  beralih profesi sebagai dosen hukum di salah satu Universitas di Medan, Sumatera Utara, dan juga pengajar tamu di sejumlah kampus.

Pensiunan Jenderal bintang dua TNI AL  Sony Santoso diduga terlibat dalam upaya perencanaan kerusuhan yang mengarah ke chaos aksi Mujahid 212 pada Sabtu (28/9/2019) lalu.

Tiga mobil komando untuk memimpin massa aksi mujahid 212 mulai berdatangan di sekitaran Bundaran Hotel Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, sekitar pukul 07.40 WIB, Sabtu (28/9/2019).
Tiga mobil komando untuk memimpin massa aksi mujahid 212 mulai berdatangan di sekitaran Bundaran Hotel Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, sekitar pukul 07.40 WIB, Sabtu (28/9/2019). (TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat)

/////

TRIBUN-MEDAN.Com - Menhan Ryamizard menekankan bahwa jika setelah diperiksa Sony terbukti bersalah maka hal itu termasuk pengkhianatan terhadap negara.

Tidak hanya itu, ia juga menilai pelanggaran terhadap sumpah prajurit Sapta Marga adalah pelanggaran sumpah terhadap Tuhan.

Itu karena menurutnya, sumpah prajurit Sapta Marga yang diucapkan oleh setiap prajurit TNI melekat sampai mati.

"Kalau berjanji negara itu dilanggar, berarti mengkhianati negara. Itu saja. Saya rasa kita sudah pada tua, mengerti lah. Sapta Marga sumpah prajurit itu dibawa sampai mati," kata Ryamizard Ryacudu di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta Pusat pada Rabu (2/10/2019).

Dalam acara Silaturahmi dan Dialog Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Forum Rekat (Rekonsiliasi Masyarakat) Indonesia di tempat dan waktu yang sama, Ryamizard juga mengingatkan terkait hal tersebut.

Ia mengingatkan kepada seluruh Purnawirawan TNI dan Prajurit TNI bahwan Prajurit TNI bukanlah profesi atau jabatan, namun Prajurit TNI adalah jiwa yang menyatu dengan manusianya.

Prajurit TNI menurutnya adalah ruh yang tak bisa dicopot kecuali oleh pengkhianatan dan ketidaksetiaan.

"Kita harus camkan ini dan pahami ini, karena tanpa adanya kesadaran ini sangat sulit bagi kita semua untuk bersatu, dan tanpa adanya persatuan maka akan sulit bagi kita untuk terus memperjuangkan kepentingan rakyat, bangsa, dan negara," kata Ryamizard Ryacudu.

Diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya menangkap pensiunan TNI, Laksamana Muda (Purn) Sony Santoso karena diduga merencanakan kerusuhan saat aksi Mujahid 212 pada Sabtu (28/9/2019) lalu.

Dalam penangkapan ini, polisi bekerja sama dengan Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Puspomal).

"Iya benar (ada pensiunan TNI yang diamankan bernama Soni Santoso)," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Senin (30/9/2019).

Petugas kepolisian terlibat bentrok dengan pelajar saat berusaha membubarkan aksi unjuk rasa di depan DPRD Sumut, Medan, Jumat (27/9/2019). Aksi mahasiswa dan pelajar tersebut untuk menyampaikan aspirasi mencabut UU KPK dan menolak RUU KUHP.
Petugas kepolisian terlibat bentrok dengan pelajar saat berusaha membubarkan aksi unjuk rasa di depan DPRD Sumut, Medan, Jumat (27/9/2019). Aksi mahasiswa dan pelajar tersebut untuk menyampaikan aspirasi mencabut UU KPK dan menolak RUU KUHP. (TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR)

Argo mengatakan pemeriksaan terhadap Sony dilakukan bersama-sama dengan Puspomal. Mengingat Sony merupakan pensiunan TNI.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved