Moeldoko Angkat Bicara Tentang Buzzer Jokowi

Di tengah munculnya gelombang demonstrasi belakangan ini, aksi buzzer (pendengung) Presiden Jokowi kembali menjadi sorotan.

Editor: Juang Naibaho
KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko 

Moeldoko Angkat Bicara Tentang Buzzer Jokowi

TRIBUN MEDAN.com - Di tengah munculnya gelombang demonstrasi belakangan ini, aksi buzzer (pendengung) Presiden Jokowi kembali menjadi sorotan.

Pasalnya, mereka membela mati-matian idolanya itu, meski Pilpres 2019 sudah selesai.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menjelaskan, buzzer tersebut dulunya merupakan para relawan dan pendukung fanatik Jokowi saat Pilpres 2019.

Mereka juga tidak satu komando dalam beraktivitas di media sosial.

"Memang buzzer ini tidak dalam satu komando, tidak dalam satu kendali. Masing-masing punya inisiatif, tidak ingin idolanya diserang akhirnya bereaksi," ucap Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (3/10/2019).

Moeldoko meminta para buzzer bersikap dewasa, mencari diksi, dan menata ulang cara komunikasi yang tepat, dengan tidak menyerang apalagi menjelekkan pihak mana pun.

Bahkan, menurut Moeldoko, buzzer-buzzer ini harusnya ditinggalkan karena Pemilu 2019 sudah selesai.

"Pakailah bahasa-bahasa persaudaraan, kritik sih kritik, tapi harus dengan bahasa yang baik. Karena kadang-kadang tidak enak juga didengar. Saya sudah sering bilang, jangan seperti itu. Jangan politik itu yang dikembangkan, kalau boleh politik kasih sayang. Itu lebih bagus lagi," tuturnya.

Baca: Presiden Jokowi Pulangkan UU KPK ke DPR

Baca: Kasus Abang Pukul dan Seret Adik Kandung di Dairi Berakhir Damai

Baca: Beredar Sejumlah Nama Calon Menteri Jokowi, Daftar Nama Pengusaha Achmad Zaky, Nadiem Makarim . . .

Mantan Panglima TNI ini juga tertawa saat dikonfirmasi namanya yang disebut-sebut sebagai 'kakak pembina para buzzer.'

Moeldoko mengamini memang memiliki akun media sosial, tapi tidak pernah dibuka.

Moeldoko malah banyak mendapat informasi dari orang lain.

Secara tegas, dia membantah KSP disebut mengomandoi para buzzer.

"Yang mana lagi? Saya belum pernah baca itu (kakak pembina buzzer)," ucap Moeldoko.

MUI Haramkan Buzzer

Sumber: Warta kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved