Grup WA Porno 'Bobok Yuk' Terungkap, Populer di Kalangan Pelajar Deliserdang

Kepolisian mendapati sebuah grup WhatsApp berbagi video porno yang populer di kalangan pelajar di Deliserdang.

Penulis: Indra Gunawan |
Thinkstock/AndreyPopov
Ilustrasi pornografi(Thinkstock/AndreyPopov) 

Bahaya Pornografi Bagi Anak

Ahli Psikologi Inge Hutagalung mengatakan, pornografi berdampak negatif serius karena dapat merusak lima bagian otak manusia terutama “prefrontal cortex” yang terletak pada bagian otak dekat tulang dahi dan otak logika.

“Akibatnya bagian otak yang bertanggung jawab untuk logika akan mengalami cacat karena melakukan stimulasi berlebihan tanpa saringan lantaran otak hanya mencari kesenangan tanpa adanya konsekuensi,” kata Kepala Pusat Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Mercu Buana Inge Hutagalung di Jakarta, Senin (19/2/2018) dikutip dari Seruji.co.id.

Dia mengatakan rusaknya otak akibat pornografi itu akan mengakibatkan seseorang mudah mengalami bosan, merasa sendiri, marah, tertekan dan lelah.

Selain itu, dampak yang paling mengkhawatirkan adalah penurunan prestasi akademik dan kemampuan belajar serta berkurangnya kemampuan seseorang mengambil keputusan.

Pornografi, kata Inge, berimbas pula pada semakin mendekatnya remaja pada kehidupan permisif atau serba boleh dalam urusan seks.

Peristiwa dalam tayangan dan bacaan akan memotivasi serta merangsang seseorang terutama kaum remaja di Indonesia untuk meniru atau mempraktikkan hal yang dilihat maupun dibaca.

(dra/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved