Dokter Fakhri (34) Asal Aceh Bersama Istri dan 2 Anaknya tak Bisa Keluar dari Papua karena Hal Ini

Dokter Fakhri kini sedang berjuang di Papua untuk bisa secepatnya membawa pulang istri dan kedua anaknya ke Aceh

Editor: AbdiTumanggor
Kolase Serambinews.com/Istimewa
Foto keluarga dokter Fakhri (kiri) dan anggota KKB Papua (kanan). 

Kemudian dari Jayapura ke Aceh, butuh dana antara Rp 5 juta sampai Rp 8 juta.

Didasari hal tersebut, kini IDI Lhokseumawe, IDI Aceh Utara serta berkoordinasi dengan IDI Aceh, sedang menggalang dana untuk biaya pemulangan dr Fakhri bersama keluarganya ke Lhokseumawe, Aceh.

Namun bagi siapa saja yang ingin menolong pemulangan dr Fakhri dan keluarganya, dr Amroellah, mempersilahkan untuk menyumbang dengan mentransfer langsung ke rekening dr Fakhri Bank Papua, 7010202117224.

"Bagi yang ikut membantu kami ucapkan terima kasih," demikian dr Amroellah.

Dokter asal Aceh tak Bisa Bawa Istri dan Dua anaknya dari Puncak Jaya Papua ke Aceh, Ini Sebabnya
dr Fakhri Ibni (34) bersama kedua anaknya.   For serambinews.com

/////

KKB Papua Nyatakan Siap Perang Lawan TNI-Polri. 10.000 Warga Minta Dievakuasi dari Wamena dan 2.670 Sudah Diangkut Pakai Hercules. Simak 4 Fakta Berikut.

Keberadaan kelompok kriminal bersenjata (KKB) terus meneror warga yang ada Kabupaten Puncak, Papua.

Setelah menewaskan 3 warga sipil dalam 2 kejadian, kelompok ini pun melakukan pembakaran di Kampung Kimak, KKB kini mulai masuk ke Distrik Ilaga, yang merupakan ibu kota Kabupaten Puncak.

"Kemarin ada pembunuhan terhadap pedagang di bandara, lalu malamnya mereka masuk dengan jumlah yang besar dan melakukan pembakaran di Kampung Kimak".

"Ada beberapa kios yang ada di kampung situ dibakar," ujar Bupati Puncak Willem Wandi saat dihubungi, Minggu (29/9/2019).

Willem meminta seluruh masyarakt untuk selalu waspada menghadapi teror KKB.

Berikut ini fakta selengkapnya:

1. Kontak senjata dengan aparat

Kelompk kriminal bersenjata ( KKB) terus meneror Kabupaten Puncak, Papua.

Setelah menewaskan 3 warga sipil dalam 2 kejadian, mereka kini mulai masuk ke Distrik Ilaga, yang merupakan ibu kota Kabupaten Puncak.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved