Pelajar Ikut Unjuk Rasa, Gubernur Edy Rahmayadi Perintahkan Anggota Telusuri Penyebabnya

Bukanlah kapasitas anak sekolah untuk berunjuk rasa. Bahkan ia yakin para pelajar tidak mengerti tujuan mereka ikut berunjuk rasa.

Penulis: Satia |
TRIBUN MEDAN/SATIA
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi saat ditemui di pelataran Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Medan, Senin (30/9/2019). 

"Yang perlu dicatat adalah, hampir sekecara keseluruhan, orangtua tidak tahu bahwa anaknya ikut serta unras.
Masing-masing anak-anak ini juga tidak tahu apa yang akan disampaikan," katanya.

Saat disinggung apakah ada iming-iming yang disampaikan oleh oknum tersebut terhadap para pelajar, Kombes Dadang menuturkan tidak ada iming-iming.

"Terkait iming-iming tidak ada, yang kami ketahui. Kita sejak kemarin sebelum bahkan hingga sekarang, untuk mengimbau dan berkoordinasi dengan guru-guru, berdialog dengan para murid. 

Kita juga akan kunjungan kepada orangtua-orangtua di mana siswa yang berpotensi," ungkapnya.

Pantauan Tribun Medan, adapun barang bukti yang berhasil diamankan petugas yakni tiga botol bom molotov yang diduga berisi minyak tanah, senjata tajam, besi, tas, batu, gunting, satu buah knuckles.

Bom molotov disita dari MA (17).

Parang disita daru SS (16), Knockles disita dari AS (15) dan gunting dari Ri (17).

(cr19/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved