Pelajar Ikut Unjuk Rasa, Gubernur Edy Rahmayadi Perintahkan Anggota Telusuri Penyebabnya

Bukanlah kapasitas anak sekolah untuk berunjuk rasa. Bahkan ia yakin para pelajar tidak mengerti tujuan mereka ikut berunjuk rasa.

Penulis: Satia |
TRIBUN MEDAN/SATIA
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi saat ditemui di pelataran Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Medan, Senin (30/9/2019). 

Di hari kedua pada Jumat (28/9/2019) lalu, kami mengamankan 520 pelajar dengan rincian bahwa 517 orang kedapatan melakukan aksi unras tidak sesuai ketentuan, di mana tidak ada izin dalam kurun waktu yang ditentukan yakni, 3x24 jam," ungkapnya, Senin (30/9/2019).

Masih dikatakan Dadang, dari 517 yang diamankan terdapat empat orang dilakukan pemeriksaan insentif karena diduga positif narkoba.

"Keempat pelajar tersebut telah direhab dan dipanggil orangtuanya.

Tidak hanya itu, tiga pelajar lainnya juga diperiksa insentif karena kedapatan membawa alat-alat berbahaya seperti sajam dan lainnya," ungkapnya.

Terkait aksi unjuk rasa (unras), orang nomor satu di Mapolrestabes Medan ini berharap agar para pelajar tidak dilibatkan dalam kegiatan unras.

"Karena mereka (pelajar) berpotensi melakukan arogan dan korban.

Polisi terus berupaya melakukan pendekatan dan pengamanan yang bersifat humanis," jelasnya.

Sambung Dadang, namun apabila aksi-aksi tersebut tidak dapat dikendalikan, maka hal-hal yang tidak menginginkan bisa terjadi.

Maka semua pihak, berpikir dan mencari solusi.

Agar para pelajar tidak menjadi alat dan dilibatkan.

"Setelah kami amankan, kami lakukan pemeriksaan dan mereka ini ternyata memang benar cenderung melakukan aksi-aksi yang bersifat anarkis," katanya.

Saat ditanya terkait apakah aksi para pelajar yang turun ke jalan ditunggangi atau dimanfaatkan oknum tersebut, Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto menjelaskan bahwa para siswa bergerak karena melihat sosmed

"Mereka bergerak pertama dengan adanya pemberitahuan dari medsos.

Pantauan kami mereka bergerak dari senior-senior mereka yang mengsugesti adek-adek pelajar ini.

Secara keseluruhan pelajar sudah dikembalikan jepada orangtua. Kita amankan dan dikembalikan," urainya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved