Polemik Serobot Jatah Pembacaan Doa di Sidang MPR, Ini Versi Keponakan Prabowo dan Zulkifli Hasan

Belakangan, Sara mendapatkan informasi dari sekretaris fraksi Gerindra bahwa Zulkifli keberatan Sara menjadi pembaca doa.

Editor: Tariden Turnip
istimewa
Polemik Serobot Jatah Pembacaan Doa di Sidang MPR, Ini Versi Keponakan Prabowo dan Zulkifli Hasan . Politisi Partai Gerindra, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo. 

Ia mengatakan, setelah melalui pembahasan dengan semua pimpinan maka diputuskan pembacaan doa langsung dipimpin oleh Ketua MPR.

"Setelah melalui pembahasan yang melibatkan semua pimpinan MPR, maka pimpinan MPR memutuskan doa langsung dipimpin oleh Ketua MPR selaku Pimpinan Rapat Paripurna," ujarnya.

Zulkifli mengakui, Fraksi Partai Gerindra mengusulkan untuk mengganti Sara dengan anggota MPR yang lain.

Namun, menurut dia, saat itu sidang paripurna telah diskors karena belum mencapai kuorum untuk memulai sidang.

Oleh karena itu, ia berpendapat dirinyalah yang harus membaca doa sesuai kesepakatan pimpinan MPR.

"Demikian penjelasan kami, semoga semua pihak dapat membicarakan ini secara lebih proporsional, dengan kepala dingin dan tidak melepaskan diri dari konteks yang kami diuraikan," kata dia.

Polemik Serobot Jatah Pembacaan Doa di Sidang MPR, Ini Versi Keponakan Prabowo dan Zulkifli Hasan 

Artikel ini dikompilasi dari Kompas.com dengan judul "Pembacaan Doa 'Disalip' Zulkifli, Keponakan Prabowo Sakit Hati...", "Klarifikasi Zulkifli Hasan soal Insiden "Ambil Alih Doa" di Sidang MPR"
Penulis : Haryanti Puspa Sari

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved