Polemik Serobot Jatah Pembacaan Doa di Sidang MPR, Ini Versi Keponakan Prabowo dan Zulkifli Hasan
Belakangan, Sara mendapatkan informasi dari sekretaris fraksi Gerindra bahwa Zulkifli keberatan Sara menjadi pembaca doa.
Ia mengatakan, setelah melalui pembahasan dengan semua pimpinan maka diputuskan pembacaan doa langsung dipimpin oleh Ketua MPR.
"Setelah melalui pembahasan yang melibatkan semua pimpinan MPR, maka pimpinan MPR memutuskan doa langsung dipimpin oleh Ketua MPR selaku Pimpinan Rapat Paripurna," ujarnya.
Zulkifli mengakui, Fraksi Partai Gerindra mengusulkan untuk mengganti Sara dengan anggota MPR yang lain.
Namun, menurut dia, saat itu sidang paripurna telah diskors karena belum mencapai kuorum untuk memulai sidang.
Oleh karena itu, ia berpendapat dirinyalah yang harus membaca doa sesuai kesepakatan pimpinan MPR.
"Demikian penjelasan kami, semoga semua pihak dapat membicarakan ini secara lebih proporsional, dengan kepala dingin dan tidak melepaskan diri dari konteks yang kami diuraikan," kata dia.
Polemik Serobot Jatah Pembacaan Doa di Sidang MPR, Ini Versi Keponakan Prabowo dan Zulkifli Hasan
Artikel ini dikompilasi dari Kompas.com dengan judul "Pembacaan Doa 'Disalip' Zulkifli, Keponakan Prabowo Sakit Hati...", "Klarifikasi Zulkifli Hasan soal Insiden "Ambil Alih Doa" di Sidang MPR"
Penulis : Haryanti Puspa Sari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/politisi-partai-gerindra-rahayu-saraswati.jpg)