OTT KPK

OTT KPK Terbaru: Tanggapan Menteri Susi, 3 Bos Perindo & 6 Pihak Swasta Ditangkap terkait Impor ikan

OTT KPK Terbaru: Tanggapan Menteri Susi, 3 Bos Perindo & 6 Pihak Swasta Ditangkap terkait Impor ikan

Editor: Salomo Tarigan
TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN
https://nasional.kompas.com/read/2019/09/23/23413171/susi-pudjiastuti-apresiasi-ott-kpk-terhadap-direksi-perum-perindo-ini 

OTT KPK Terbaru: Tanggapan Menteri Susi, 3 Bos Perindo & 6 Pihak Swasta Ditangkap terkait Impor ikan

TRIBUN-MEDAN.Com - OTT KPK Terbaru: Tanggapan Menteri Susi, 3 Bos Perindo & 6 Pihak Swasta Ditangkap terkait Impor ikanDalam op.

//

Operasi tangkap tangan ( OTT) yang berlangsung di Jakarta dan Bogor, Senin (23/9/2019), tim Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) mengamankan uang 30.000 dollar AS atau lebih dari Rp 400 juta sebagai barang bukti.

Baca: Messi Pemain Terbaik Dunia FIFA 2019 dan Kiper Liverpool Alisson Becker Kiper Terbaik Dunia

Dalam OTT ini, KPK mengamankan 9 orang.

Tiga dari 9 orang itu merupakan jajaran direksi dari Perum Perindo.

Sisanya, pegawai Perum Perindo dan pihak swasta. 

Baca: Inilah Sosok Suami dan Anak Pedangdut Nella Kharisma yang Dikabarkan Mendapat Honor Rp 1 Miliar

Diduga, ada transaksi terkait impor ikan antara Perum Perindo dan pihak swasta.

"Diduga uang ini merupakan fee jatah kuota impor ikan jenis tertentu yang diberikan Perum Perindo pada pihak swasta, salah satu jenis ikan yang teridentifikasi saat ini adalah ikan jenis frozen pacific mackerel atau ikan salem," ujar Wakil Ketua KPK Laode M Syarif, Senin.

Kini, KPK memeriksa intensif pihak-pihak yang diamankan di Kantor KPK, Jakarta.

"Sesuai dengan hukum acara yang berlaku, KPK diberikan waktu paling lama 24 jam untuk menentukan status hukum perkara ini dan status hukum pihak-pihak yang diamankan," ucap Laode. 

Diapresiasi Menteri Susi

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengapresiasi operasi tangkap tangan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi pada Senin (23/9/2019) malam.

"Saya menghargai OTT KPK, karena impor ikan tidak sejalan dengan interest KKP," kata Susi Pudjiastuti di New York, Amerika Serikat, Senin (23/9/2019).

Susi mengatakan, KKP memberikan apresiasi karena berharap industri dapat menyerap ikan hasil tangkapan nelayan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved