BEREDAR KABAR TSUNAMI di Ambon, Ribuan Ikan Mati, Warga Ketakutan Ngungsi, Imbauan BMKG & Wali Kota

BEREDAR KABAR TSUNAMI di Ambon, Ribuan Ikan Mati, Warga Ketakutan Ngungsi, Imbauan BMKG & Wali Kota

Editor: Salomo Tarigan
ist/ilustrasi
BEREDAR KABAR TSUNAMI di Ambon, Ribuan Ikan Mati, Warga Ketakutan Ngungsi, Imbauan BMKG & Wali Kota 

BEREDAR KABAR TSUNAMI di Ambon, Ribuan Ikan Mati, Warga Ketakutan Ngungsi, Imbauan BMKG & Wali Kota

TRIBUN-MEDAN.COM - BEREDAR KABAR TSUNAMI di Ambon, Ribuan Ikan Mati, Warga Ketakutan Ngungsi, Imbauan BMKG & Wali Kota.

//

Warga di  Kecamatan Leitimur Selatan, Ambon  dilaporkan mulai mengungsi ke sejumlah lokasi ketinggian setelah beredar isu akan terjadi tsunami di pesisir pantai wilayah tersebut, Senin (16/9/2019) malam.

Baca: 15 JADWAL PENERBANGAN Garuda Dibatalkan Hari Ini dan Besok, Termasuk Rute Pengalihan ke Kalimantan

Baca: JADWAL & Link Live Streaming Dortmund vs Barcelona, Jadwal Liga Champions: Chelsea vs Valencia

Beredarnya isu tsunami di wilayah tersebut  setelah ditemukan ribuan ikan mati terdampar  di empat desa di kecamatan Leitimur Selatan yakni Desa Rutong, Leahari, Hukurila dan Desa Hutumuri sejak beberapa hari terakhir.

“Malam ini banyak keluarga saya yang sudah mengungsi ke tempat ketinggian dengan perbekalan seadanya, mereka mengungsi karena beredar isu akan terjadi tsunami malam ini,” kata Moses salah satu warga Leitimur Selatan kepada Kompas.com via telepon, Senin malam.

Dia menyebut warga panik dan memilih mengungsi lantaran beredar informasi kalau fenomena ikan mati secara mendadak itu pertanda akan terjadi tsunami.

”Itu gara-gara ada yang kasih informasi kalau ikan mati mendadak itu pertanda tsunami dan itu dipercaya sebagian masyarakat,”ungkapnya.

Salah seorang staf BPBD Kota Ambon F Puturuhu, juga mengakui kalau ada warga di kecamatan tersebut yang telah memilih mengungsi termasuk juga kerabatnya.

“Ada keluarga yang mengungsi ke Hila Tanah Putih malam ini. Beta (saya) sudah mencoba berikan pemahaman bagi mereka terkait kondisi yang  ada saat ini,”kata F Puturuhu.

Baca: Rahasia Kesehatan Makan Apel Setiap Hari, Khasiat bagi Tubuh Kian Sehat, Coba 2 Minggu Saja

Baca: TERUNGKAP Fakta Demo KPK dari Anak-anak, Gak Tau Siapa Pimpinan KPK hingga Pendemo Bayaran

Sebelumnya, Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy saat memberikan keterangan pers di kantor Wali Kota Ambon menegaskan, fenomena ribuan ikan mati dan terdampar di sejumlah pesisir pantai itu tidak ada kaitannya dengan gempa dan tsunami.

“Saya mengimbau agar warga jangan sampai panik, jangan juga membuat isu lewat medsos yang membuat panik masyarakat,” katanya, Senin sore.

Dia pun mengajak warga agar dapat mempercayai informasi resmi dari pihak berwenang seperti BMKG dan tidak mempercayai informasi hoaks yang hanya dapat menimbulkan keresahan di masyarakat.

“Yang berwenang menyatakan peringatan dini tsunami itu BMKG jadi selama tidak ada peringatan dini tsunami jangan percaya informasi hoaks yang beredar,”katanya.  

Ribuan Ikan Terdampar Mati

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved