Breaking News

Didiagnosa Terkena Epilepsi sejak Usia 17 Tahun, Wanita Ini Tak Bisa Mandi selama 7 Tahun

Didiagnosa Terkena Epilepsi sejak Usia 17 Tahun, Wanita Ini Tak Bisa Mandi selama 7 Tahun

Stanford Medicine - Stanford University//Support Dogs via Mirror
Didiagnosa Terkena Epilepsi sejak Usia 17 Tahun, Wanita Ini Tak Bisa Mandi selama 7 Tahun 

Didiagnosa Terkena Epilepsi sejak Usia 17 Tahun, Wanita Ini Tak Bisa Mandi selama 7 Tahun

Kehidupan Brogan Evans dihancurkan oleh kejang yang disebabkan oleh epilepsi, termasuk satu kejadian yang menyebabkannya jatuh dan menerima 20 jahitan di wajahnya.

TRIBUN-MEDAN.com - Siapa sangka seorang perempuan harus hidup tanpa mandi selama 7 tahun karena sebuah kondisi medis.

Dilansir dari Mirror.co.uk pada (13/9/2019), kehidupan Brogan Evans dihancurkan oleh kejang yang disebabkan oleh epilepsi, termasuk satu kejadian yang menyebabkannya jatuh dan menerima 20 jahitan di wajahnya.

Brogan Evans, yang tinggal di Birkenhead, Merseyside, Liverpool, Inggris ini didiagnosis dengan kondisi medis tersebut ketika dia berusia 17 tahun.

Brogan Evans, dari Merseyside, yang menderita epilepsi dengan anjingnya Wadsley.
Brogan Evans, dari Merseyside, yang menderita epilepsi dengan anjingnya Wadsley. (Support Dogs/Mirror)

Dia mengatakan gejala-gejala epilepsinya membuat dirinya "depresi berat".

Sehingga dia harus hidup bersama seekor anjing penjaga, lapor Liverpool Echo.

Penyakit epilepsi parah mulai ia rasakan saat ia mendapatkan tanda-tanda kejang parsial, yang membuat satu sisi otaknya berhenti bekerja dan menyebabkan lengan kanan atau kaki kanannya berkedut.

Karena gejala kejang ini, ia tidak bisa dibiarkan sendirian dengan makanan yang ia makan karena sering tersedak.

Kejang-kejang itu juga menyebabkan Brogan mengalami kecelakaan berbahaya, ia bahkan satu saat mendapat luka lalu harus menerima 20 jahitan di wajahnya.

Brogan mengatakan: "Pada satu waktu saya mengalami 14 kali (kejang) per hari dan mengalami kecelakaan."

"Suatu saat saya sedang mencuci piring , kami memiliki piring porselen dan saya mengalami kejang."

"Piringnya pecah dan menggores wajah saya dan saya harus mendapat 20 jahitan di wajah saya."

"Saya medapatkan bekas luka karena hal itu, tetapi Anda tidak dapat melihatnya karena ahli bedah wajah melakukan pekerjaan yang luar biasa."

"Ada juga waktu saya membawa ketel minuman di tangan saya lalu kejang."

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved