Respons Jokowi Terkait Pengunduran Diri Saut Situmorang Seusai Firli Bahuri Terpilih Jadi Ketua KPK

Kabar mundurnya Saut Situmorang, yang gencar menolak revisi UU KPK dan menyoroti Firli Bahuri dalam seleksi Capim KPK, telah diketahui Jokowi

Editor: Juang Naibaho
Instagram @jokowi
Respons Jokowi Terkait Pengunduran Diri Saut Situmorang Seusai Firli Bahuri Terpilih Jadi Ketua KPK. Foto: Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada unggahannya di Instagram, Jumat (23/8/2019). 

Respons Jokowi Terkait Pengunduran Diri Saut Situmorang Seusai Firli Bahuri Terpilih Jadi Ketua KPK

TRIBUN MEDAN.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang mengambil langkah mengejutkan dengan mengajukan pengunduran diri hanya dalam hitungan jam setelah DPR memilih lima orang pimpinan KPK 2019-2023.

Kabar mundurnya komisioner yang selama gencar menolak revisi UU KPK dan menyoroti Irjen Firli Bahuri dalam seleksi Capim KPK ini, rupanya telah sampai kepada Presiden Jokowi.

Awak media pun meminta tanggapan Presdien Jokowi atas mundurnya Saut Situmorang, yang juga diikuti oleh Penasihat KPK periode 2017-2020 Mohammad Tsani Annafari.

"Pak Presiden, pimpinan KPK Saut Situmorang mengundurkan diri setelah terpilihnya lima pimpinan KPK yang baru dengan ketuanya Firlu Bahuri. Bagaimana tanggapan bapak?" tanya awak media, Jumat (13/9/2019).

Merespons itu, Jokowi menjawab secara diplomatis.

Menurut Jokowi, mengundurkan diri adalah hak dari setiap orang.

"Itu hak setiap orang untuk mundur dan tidak mundur, itu adalah hak pribadi seseorang," ucap Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/9/2019).

Diberitakan sebelumnya, seusai terpilihnya lima orang pimpinan KPK 2019-2023, yang diketuai Irjen Firli Bahuri, Jumat dini hari, langsung muncul reaksi dari pejabat di komisi antirasuah tersebut.

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dan Penasihat KPK periode 2017-2020 Mohammad Tsani Annafari mengajukan surat pengunduran diri.

Saut Situmorang mundur sebagai komisioner KPK 2015-2019 hanya dalam hitungan jam setelah DPR memilih lima orang untuk menjadi pimpinan KPK 2019-2023.

Surat itu dilayangkan Saut Situmorang pada Jumat (13/9/2019) pagi sekitar pukul 08.00 WIB.

Adapun proses pemilihan lima pimpinan KPK yang akhirnya diketuai Firli Bahuri, rampung pada Jumat sekitar pukul 00.45 WIB.

"Saudara saudara yang terkasih dalam nama Tuhan yang mengasihi kita semua, izinkan saya bersama ini menyampaikan beberapa hal sehubungan dengan pengunduran diri saya sebagai Pimpinan KPK-terhitung mulai Senin 16 September 2019," ujar Saut melalui surat elektronik yang dikirimkan ke seluruh pegawai KPK di Jakarta, Jumat (13/9/2019).

Dalam email tersebut, Saut mengatakan masih ada dua kegiatan lagi di Yogyakarta pada Sabtu-Minggu, 14-15 September 2019 untuk Jelajah Dongeng Antikorupsi.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved