Ini Rekam Jejak Firli Bahuri, dari Kasus Gayus Tambunan hingga Ajudan SBY, Kini Ketua Terpilih KPK

Inilah Rekam Jejak Irjen Firli Bahuri, dari Kasus Gayus Tambunan hingga Ajudan SBY, Kini Ketua Terpilih KPK 

Editor: Juang Naibaho
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli Bahuri berjalan menjalani uji kelayakan Capim KPK, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/9/2019). Firli Bahuri ditetapkan sebagai Ketua KPK setelah memperoleh suara terbanyak dalam voting yang digelar Komisi III DPR. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Ini Rekam Jejak Firli Bahuri, dari Kasus Gayus Tambunan hingga Ajudan SBY, Kini Ketua Terpilih KPK

TRIBUN MEDAN.com - Hasil voting Komisi III DPR RI memunculkan nama Irjen Firli Bahuri sebagai peraih suara terbanyak.

Atas hasil itu, Komisi III DPR pun menetapkan Irjen Firli Bahuri sebagai ketua terpilih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023, Jumat (13/9/2019) dini hari.

Irjen Firli Bahuri yang saat ini menjabat sebagai Kapolda Sumatera Selatan, akan memimpin komisi antirasuah bersama empat komisioner KPK baru lainnya yakni Alexander Marwata, Nurul Ghufron, Nawawi Pomolango dan Lili Pintouli Siregar.

Terpilihnya Firli sebagai Ketua KPK menuai pro dan kontra.

Inilah sepak terjang Firli Bahuri dari awal karier hingga kini ditetapkan sebagai Ketua KPK.

Karier di Kepolisian

Firli Bahuri lahir di Prabumulih, Sumatera Selatan, pada 7 November 1963.

Ia pertama kali menjadi anggota Polri sebagai lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1990.

Firli kemudian masuk di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) tahun 1997.

Pada 2001, Firli menjabat Kapolres Persiapan Lampung Timur.

Pada 2004, dia kemudian menempuh Sekolah Pimpinan Menengah (Sespimen).

Kariernya berlanjut dengan ditarik ke Polda Metro Jaya menjadi Kasat III Ditreskrimum pada 2005-2006.

Selanjutnya dua kali berturut turut menjadi Kapolres, yakni Kapolres Kebumen dan Kapolres Brebes pada 2008 saat pangkatnya masih AKBP.

Baca: Usai Acara Doa 5 Hari Suami Meninggal, Janda Muda (28) Digerebek Bersama Pria Lajang di Dalam Rumah

Baca: Kisah Afuk Kayuh Sepeda dari Solo ke Pasuruan Sejauh 276 Km Hanya demi Kembalikan Dompet Tercecer

Baca: MENCEKAM, Kasatpol PP: Jangan Anarkis, Kami Punya Batas Kesabaran!

Kariernya semakin moncer ketika ditarik ke ibu kota menjadi Wakapolres Metro Jakarta Pusat, tahun 2009 lalu.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved