Terungkap Fakta Pembunuhan Hadryil Choirun Nisa (25), Pelaku Ditangkap, Ternyata Rekan Bisnisnya

Pebisnis cafe Hadryil Choirun Nisa'a (25) dibunuh rekan bisnisnya di Gresik

Editor: AbdiTumanggor
surya/sugiyono/istimewa
Kolase Sholahudin Alayubi dan korbannya Hadryil Choirun Nisa'a (25), pemilik Cafe Penjara Gresik 

TRIBUN-MEDAN.COM - Hadryil Choirun Nisa'a (25), warga Dusun Ngering, RT 2 RW I Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, menjadi korban pembunuhan ternyata seorang pengusaha kafe.

Hadryil Choirun Nisa'a sebelumnya membuka bisnis sebuah kafe bernama Kafe Penjara di Jalan Raya Cerme, Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.

Namun di kafe ini pula ia meregang nyawa di tangan rekan usahanya, berinisal SA yang turut mengelola kafe tersebut.

Kini, jasad korban ditemukan di Kafe Penjara yang menjadi ladang usahanya.

Berikut ini 5 fakta dirangkum menjadi sebuah rangkaian yang bersumber dari TribunJatim.com:

1. Korban Sebelumnya Berpamitan pada Orangtua

Sebelum kejadian, korban sempat pamit kepada keluarganya sekitar pukul 18.30 wib.

Ia hendak menemui rekan usahanya di Kafe Penjara.

"Anaknya masih pakai seragam kerja. Habis Magrib keluar rumah untuk menemui teman usahanya," ujar sang ibunda saat menunggui jenazah putrinya di kamar mayat RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik, Rabu (11/9/2019).

Ibu korban menjelaskan, sebelum kejadian, putrinya berpamitan akan bertemu temannya yang akan membayar utang.

"Ya anaknya tidak curiga apa-apa. Kabarnya itu, dia akan mengembalikan uang utang. Kemudian janjian di kafe. Sehingga tidak curiga," kata ibu korban saat di kamar jenazah RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik, Rabu (11/9/2019).

Hadryil Choirun Nisa'a semasa hidupnya (kiri). Hadryil Choirun Nisa'a ditemukan tewas di Kafe Penjara Cerme Gresik, Rabu (11/9/2019).
Hadryil Choirun Nisa'a semasa hidupnya (kiri). Hadryil Choirun Nisa'a ditemukan tewas di Kafe Penjara Cerme Gresik, Rabu (11/9/2019). (ISTIMEWA/KOLASE TRIBUNJATIM.COM)

2. Pak Lurah menjemput ibunda Hadryil di rumah

Ibu korban juga mengaku tidak punya firasat apa-apa.

Sebab anaknya akan bertemu teman usaha kafe bersama.

"Saya juga tidak punya firasat apa-apa. Saya firasat tidak enak itu ketika saya WA (WhatsApp) hanya centang, biasanya cepat dibales," imbuhnya.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved