BJ Habibie Wafat

Putra Sulung Ceritakan Detik-detik BJ Habibie Meninggal Dunia: Bapak Wafat Itu Contoh Kehidupan

Ilham Habibie putera sulung BJ Habibie menceritakan detik-detik Ayahnya sebelum menghembuskan nafas terakhirnya.

Penulis: Juang Naibaho |
YouTube/KompasTV
Ilham Akbar Habibie putera sulung BJ Habibie saat memberikan sambutan dalam prosesi pemakaman di TMP Kalibata 

Rencananya, BJ Habibie akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata pada Kamis (11/9/2019).

Namun, kata Sri, waktu pemakaman sedang diatur oleh Tim Kepresidenan.

Adik BJ Habibie Sri Sudarsono saat berada di RSPAD Garot Subroto, Jakarta Pusat, Rabu (11/9/2019).
Adik BJ Habibie Sri Sudarsono saat berada di RSPAD Garot Subroto, Jakarta Pusat, Rabu (11/9/2019).(KOMPAS.com/ Deti Mega Purnamasari)

Putra kedua BJ Habibie yang kedua sebelumnya Thareq Kemal Habibie, mengonfirmasi meninggalnya sang ayah.

"Dengan sangat berat, mengucapkan, ayah saya Bacharudin Jusuf Habibie, Presiden ke-3 RI, meninggal dunia jam 18.05 WIB," ujar Thareq di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (11/9/2019).

Seperti yang dilaporkan Kompas.com, Thareq mengatakan, sang ayah meninggal dunia karena sudah berusia tua sehingga sejumlah organ dalam tubuhnya mengalami degenerasi.

Salah satunya adalah jantung.

Ia sekaligus mengapresiasi tim dokter yang selama ini menangani sang ayah selama dalam perawatan.

Sebelum meninggal, keluarga dekat sudah berkumpul di RSPAD Gatot Soebroto, tempat Habibie dirawat.

Kondisi Habibie memang sempat menurun belakangan ini. Perkembangan kondisi kesehatannya terus dipantau oleh 44 dokter yang tergabung dalam tim dokter kepresidenan. Ada yang ahli jantung hingga otak.

Pada tahun 2018 lalu, kondisi Habibie juga menurun karena kelelahan setelah melakukan kegiatan di berbagai kota di Indonesia.

Pada tahun yang sama, ia juga pernah dirawat di Jerman karena mengalami kebocoran klep jantung.

Akibat kebocoran tersebut, terjadi penumpukan air di paru-parunya hingga 1.5 liter, sehingga Habibie kesulitan untuk bernafas.

Saat itu, tekanan darah nya juga meningkat sampai 180 ke atas.

Presiden Joko Widodo mengutus tim dokter kepresidenan ke Jerman guna memantau kesehatan Habibie.

Dua tahun sebelumnya, yakni pada tahun 2016, Habibie juga sempat dirawat di rumah sakit RSPAD Gatot Subroto.

Saat ini, Habibie didiagnosa terkena infeksi bakteri yang berakibat suhu tubuh Habibie sempat mengalami demam selama beberapa hari.

Habibie sempat dikabarkan meninggal saat perawatan intensif kemarin.

Namun, kabar tersebut dibantah oleh sekretaris pribadi BJ Habibie, Rubijanto. 

Habibie telah berpulang. Selamat jalan Bapak Teknologi Indonesia......  

 
Sumber: Tribun Medan
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved