Kisah Sahabat Kental Lim Keng Kie Keturunan China, Bantu BJ Habibie Kelaparan di Jerman

Almarhum BJ Habibie ternyata memiliki sahabat kental sejak SMA bernama Lim Keng Kie seorang China

Penulis: Juang Naibaho |
Istimewa
Lim Keng Kie dan BJ Habibie 

TRIBUN-MEDAN.com - Almarhum BJ Habibie ternyata memiliki sahabat kental yang sudah dijalin sejak ia menempuh pendidikan SMA di Bandung, Jawa Barat.

Jika tidak ada sosok Lim Keng Kie seorang China, mungkin Habibie tidak akan pernah membuat pesawat dan menemukan beragam paten di bidang penerbangan.

Pasalnya Lim Keng Kie lah yang menginspirasi Habibie untuk pergi ke Jerman menempuh studi mengambil jurusan penerbangan di sana.

Bila anda menonton film Rudy (Habibie & Ainun 2) di sana ada seorang China yang diperankan aktor Ernest Prakasa.

Sosok itu memerankan kisah sebenarnya seorang intelektual Indonesia yang merintis dunia penerbangan bersama B.J. Habibie, Lim Keng Kie.

Tapi sayang, Lim Keng Kie harus terusir dari negerinya sendiri dan Habibie juga Indonesia, kehilangan untuk selamanya.

Persahabatan berlanjut saat kuliah di Institut Teknologi Bandung (dulu masih Universitas Indonesia). Lim Keng Kie yang kemudian berganti nama menjadi Ken Liem Laheru usianya lebih tua dari Habibie.

Lim Keng Kie dan BJ Habibie
Lim Keng Kie dan BJ Habibie (Istimewa)

Dr. Liem Keng Kie (Ken Liem Laheru) wafat pada 2 Mei 2011. Beliau adalah salah satu pendiri Teknik Penerbangan Institut Teknologi Bandung.

Liem Keng Kie pindah ke Amerika Serikat pada 1969. Beliau diterima masuk program Ph.D. di University of Utah. Setelahnya, beliau bekerja di Thiokol Corporation, perusahaan penyedia material pesawat udara dan antariksa. Bidang keahliannya adalah material pesawat.

Lim Keng Kie yang asli Sunda karena logat bahasa Sunda-nya sangat kental, juga yang memicu Habibie kelak untuk belajar ke sebuah universitas bergengsi di Jerman, RWTH-Aachen. Karena Lim Keng Kie inilah, Habibie terbang ke Jerman dengan biaya sendiri karena gagal mendapat beasiswa.

Kisah persahabatan Habibie dan Lim Keng Kie terjalin sampai di Jerman. Lim Keng Kie yang asli Kuningan, Jawa Barat ini, juga menjadi tempat curhat ketika Habibie muda gundah-gulana. Kim yang tenang dan kalem membuat Habibie merasa nyaman.

Dalam buku Rudy, Kisah Muda yang Visioner (Bentang, 2015) diceritakan, Lim Keng Kie juga seolah menjadi 'penasihat' Habibie.

Sikapnya yang keras kepala dan merasa paling benar menjadi penghalang Habibie memperoleh teman selama di Jerman.

Lim Keng Kie tidak bosan-bosannya mengingatkan Habibie untuk menekan emosinya dan lebih bersabar. Kata-kata yang membuat Lim Keng Kie tidak nyaman adalah kebiasaan Habibie menuding orang 'bodoh' di depan mukanya. Menurut Lim Keng Kie pernyataan itu membuat malu orang yang ditudingnya.

Yang menarik, Lim Keng Kie juga ternyata bukan hanya penasihat spiritual Habibie tetapi juga penyelamatnya di saat sedang lapar. Beberapa kali, Lim Keng Kie memberikan bantuan dan pinjaman uang ketika kiriman dari Tanah Air tersendat.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved