Nasib Guru Olahraga Setelah Ditangkap akibat Berbuat tidak Senonoh, Cabuli 5 Siswinya
Nasib Guru Olahraga Setelah Ditangkap akibat Berbuat tidak Senonoh, Cabuli 5 Siswinya
Nasib Guru Olahraga Setelah Ditangkap akibat Berbuat tidak Senonoh, Cabuli 5 Siswinya
TRIBUN-MEDAN.COM - Nasib Guru Olahraga Setelah Ditangkap akibat Berbuat tidak Senonoh, Cabuli 5 Siswinya.
//
Suhariono alias Moel Kharisma, oknum guru olahraga SD di Batam, Kepulauan Riau, dipecat dari sekolahnya karena diduga mencabuli lima siswinya.
Baca: Elza Syarif Laporkan Hotman Paris Show ke Dewan Pers, Hingga Melaney Kehilangan 3 Pekerjaan
Baca: Inilah Cerita Lengkap Perampokan Swalayan di Medan hinggga 2 Karyawatinya Disuruh Buka Pakaian
Kepala SD, Abu Suja mengatakan, pemberhentian secara tidak hormat ini merupakan langkah tegas dari pihak sekolah terhadap guru-guru yang tidak bisa mengikuti aturan.
"Ini langkah tegas pihak sekolah terhadap guru-guru yang tidak bisa mengikuti aturan sekolah," kata Abu Suja melalui telepon, Jumat (6/9/2019).
Menurutnya, apa yang dilakukan Suhariono merupakan perbuatan yang memalukan dan tidak mencerminkan sikap seorang guru.
Seharusnya, kata dia, seorang guru memberikan contoh dan pendidikan yang baik, bukan malah sebaliknya.
"Kami tidak mau hanya karena satu orang, kepercayaan orangtua kepada sekolah hilang," tandasnya.
Ketua Komisi Pengawasan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kepri, Erry Syahrial berharap pihak sekolah dapat memperbaiki mental para siswi yang menjadi korban, sehingga mereka merasa aman dan nyaman saat belajar.
"Bagaimanapun dengan kejadian ini, murid yang menjadi korban pastinya mengalami trauma, dan saya harap pihak sekolah mampu memecahkan hal ini agar murid-murid tersebut bisa kembali berprestasi," kata Erry.
Erry juga berharap pihak sekolah dapat merahasiakan identitas korban. Hal ini bertujuan agar murid-murid yang menjadi korban tetap nyaman menimba ilmu di sekolah tersebut.
Sebelumnya, perbuatan asusila terhadap anak murid yang dilakukan guru Suhariono terkuak setelah salah satu korbannya bercerita kepada orangtua.
Baca: 5 Fakta Pascakerusuhan di Papua, Veronica Diburu Interpol hingga Tanggapan Prabowo dan Hendropriyono
Baca: Lowongan Kerja Telkom Dibuka 3-17 September 2019, Ini Link Pendaftaran Online dan Persyaratannya
Orangtua korban langsung melaporkan kejadian itu ke polisi. Dalam penyelidikan, korban diketahui berjumlah 5 orang. Satu di antaranya memilih pindah sekolah.
Perbuatan pelaku dilakukan dengan modus hipnoterapi.
Saat melakukan terapi itu, pelaku bebas menyentuh organ sensitif para siswinya.
Guru Olahraga Cabuli 5 Siswinya Ditangkap Polisi, Raba Bagian Tubuh dengan Modus Hipnoterapi
TRIBUN-MEDAN.com - Suhariono alias Moel Kharisma, oknum guru olahraga SD yang mencabuli muridnya sendiri melarikan diri.
Suhariono kabur ke Kabupaten Karimun setelah mengetahui perbuatannya dilaporkan ke polisi.
Namun tidak berapa lama di Karimun, Suhariono akhirnya ditangkap personel Satreskrim Polresta Barelang dan langsung dibawa ke Batam.
Kapolresta Barelang AKBP Prasetyo Rachmat Purboyo mengatakan, pelaku diamankan tanpa perlawanan di tempat persembunyiannya di Karimun.
"Begitu mengetahui orangtua murid membuat laporan, Suhariono langsung kabur," kata Prasetyo melalui telepon, Jumat (6/9/2019).
Namun kaburnya Suhariono langsung diketahui personel Satreskrim Polresta Barelang, sehingga melalui bantuan pihak sekolah, pelaku ini bisa ditangkap.
Lebih jauh Pras, panggilan akrab Kapolresta Barelang, mengatakan, pelaku dalam aksinya menggunakan modus hipnoterapi.
Pelaku mengaku modus ini dipakai kepada para siswinya agar mereka lebih fokus dalam menerima pelajaran yang disampaikan guru.
Saat ini baru ada 5 korban yang melapor, berdasarkan dari laporan Komisioner Pengawasan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kepri.
Satu korban di antaranya memilih pindah sekolah.
Dalam melakukan aksinya, pelaku menyuruh siswinya untuk duduk dan berdiri santai, kemudian memejamkan mata.
Saat itulah pelaku menjalankan aksinya.
"Pertama-tama pelaku memegang kepala muridnya dan selanjutnya baru meraba ke bagian tubuh yang lainnya," jelas Pras.
Saat ini pelaku sudah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan di unit PPA Satreskrim Polresta Barelang.
Sebelumnya, pelaku S melakukan perbuatan asusila pada saat sesi hipnoterapi.
Saat siswinya dihipnoterapi, pelaku bebas menyentuh organ sensitif siswinya.
Perbuatan pelaku terbongkar setelah salah satu korbannya bercerita kepada orangtua.
Setelah itu, orangtua korban melaporkan perbuatan oknum guru itu polisi.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kabur, Oknum Guru SD yang Cabuli Siswinya Ditangkap di Karimun" dan Cabuli 5 SIswi . . .
Baca: Lowongan Kerja Telkom Dibuka 3-17 September 2019, Ini Link Pendaftaran Online dan Persyaratannya
Nasib Guru Olahraga Setelah Ditangkap akibat Berbuat tidak Senonoh, Cabuli 5 Siswinya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/video-oknum-guru-cabuli-siswinya-tersebar-di-penduduk-desa-ayah-syok-3-tahun-ini-tak-terungkap.jpg)