4 Fakta Gadis Baduy (13) Dibunuh dan Diperkosa Meski Tewas Bersimbah Darah, Korban Sempat Melawan

Ini 4 Faktanya gadis suku Baduy berusia 13 tahun dibunuh dan Diperkosa Meski Tewas Bersimbah Darah.

Editor: AbdiTumanggor
KOMPAS.COM/ACEP NAZMUDIN
Tiga Pelaku Pembunuhan disertai pemerkosaan warga Suku Baduy dihadirkan di Polda Banten, Kamis (5/9/2019) 

Pelaku pemerkosa dan pembunuhan gadis Suku Baduy. (KOMPAS.com/Acep Nazmudin)

2. Kronologi

Tiga pelaku mengetahui S sedang sendirian di gubuk dan ketiganya sudah merencanakan rudapaksa (memperkosa) gadis tersebut.

Bahkan tiga pelaku sudah menentukan siapa orang pertama yang akan menyetubuhi korban.

Dikutip dari Kompas.com, korban S memang sedang berada di belakang gubuk sendirian untuk memotong kayu bakar.

AKBP Dani Arianto mengatakan, korban yang merupakan warga Suku Baduy, sedang berada di kebun warga Cisimeut yang dijaga oleh keluarganya.

Selama sendirian, tiga pelaku melancarkan aksinya.

AMS bermodus ingin meminjam golok yang dipegang korban.

AMS melancarkan rayuan dan korban pun meminjamkan.

Saat itulah aksi rudapaksa dilakukan.

Korban dibawa ke gubuk lalu dirudapaksa.

Korban sempat melawan dengan berteriak.

Selama satu jam, kakak korban baru mencari korban.

Korban ditinggal sendirian di saung karena kakak korban yang bernama Arsad mencari burung.

"Saat jam setengah empat sore, Arsad menemukan korban dalam keadaan meninggal," ujar Dani, Sabtu (31/8/2019).

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved