INI Pernyataan Tegas Jenderal (Purn) Ryamizard pada Pihak yang Minta TNI-Polri Ditarik dari Papua

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mempertanyakan pihak yang meminta personel TNI-Polri ditarik dari Papua dan Papua Barat.

Editor: AbdiTumanggor
Dok.Menham via Kompas.com
Menteri Pertahanan (Menhan) RI Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu (memakai kemeja putih) saat melakukan kunjungan kerja ke Divisi Infanteri (Divif) 2 Kostrad, Singosari, Malang, Jawa Timur, Jumat (23/8/2019). 

Prabowo merupakan salah satu prajurit jebolan Kopassus yang pernah memimpin operasi militer di Papua.

Operasi militer itu merupakan pembebasan sandera dari tangan kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Mapenduma, Papua.

Pada 9 Mei 1996, Kopassus yang dipimpin Prabowo menggelar operasi menyelamatkan 11 sandera Tim Ekspedisi Lorentz 1995.

Selama 130 hari sejak 8 Januari 1996, mereka disandera kelompok OPM.

Aksi penyanderaan itu menjadi alasan OPM untuk menuntut kemerdekaan dari Indonesia.

Kopassus turun tangan memburu OPM ke Mapenduma.

Operasi yang dipimpin Prabowo berlangsung selama lima hari.

Dalam kontak senjata, delapan orang anggota OPM ditembak mati sedangkan dua orang ditangkap hidup-hidup.

Sementara di pihak sandera, sembilan orang berhasil diselamatkan namun dua sandera terbunuh.

Pasukan elite TNI PPRC Kostrad lakukan penerjunan di langit Papua, Rabu (4/9/2019)
Pasukan elite TNI PPRC Kostrad lakukan penerjunan di langit Papua, Rabu (4/9/2019) (puspen tni)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Malam Ini, Hendropriyono dan Prabowo Akan Bertemu Bahas Soal Papua dan di Kompas.com dengan judul "Prinsip Ryamizard: Satu Kali TNI/Polri Ditarik, Besok Papua Merdeka

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved