Penumpang Sepi karena Tarif Naik, Driver Ojol Minta Bantuan Anggota DPRD Panggil Manajemen Gojek

Kordinator aksi Okto Hutagaol mengatakan telah dua kali melakukan aksi untuk meminta menurunkan harga tarif.

Penulis: Tommy Simatupang |
TRIBUN MEDAN/Tommy Simatupang
Penumpang Sepi karena Tarif Naik, Driver Ojol Minta Bantuan Anggota DPRD Panggil Manajemen Gojek. Puluhan driver Ojol dari PT Gojek Indonesia Kota Pematangsiantar melakukan aksi demo di Kantor DPRD, Rabu (4/9/2019). 

Penumpang Sepi karena Tarif Naik, Driver Ojol Minta Bantuan Anggota DPRD Panggil Manajemen Gojek

TRIBUN-MEDAN.com- Penumpang Sepi karena Tarif Naik, Driver Ojol Minta Bantuan Anggota DPRD Panggil Manajemen Gojek.

Puluhan driver ojek online (ojol) yang tergabung dalam Aliansi Peduli Driver meminta kepada DPRD Kota Pematangsiantar agar memanggil manajemen PT Gojek Indonesia cabang Kota Pematangsiantar untuk menentukan tarif sewa yang tepat.

Para ojol ini mengungkapkan sejak dinaikkan tarif sewa membuat customer Menurun.

Hal ini disampaikan massa ojol di depan Gedung DPRD Siantar, Rabu (4/9/2019). Kordinator aksi Okto Hutagaol mengatakan telah dua kali melakukan aksi untuk meminta menurunkan harga tarif.

Ia mengatakan kenaikan harga membuat minat masyarakat untuk menggunakan jasa Gojek turun drastis.

Ia meminta agar skema tarif agar diturunkan kembali ke awal, pemutihan dan akun prioritas gojek, dan manajemen gojek harus diperbaiki.

"Kami meminta kepada Walikota agar melibatkan atau mengikutsertakan driver ojol, PT Gojek Siantar dan pemerintah untuk duduk bersama menentukan tarif,"ujarnya.

Okto mengatakan Pemko Siantar kurang peduli terhadap tarif angkutan yang terjadi saat ini. Ia juga meminta agar dalam pertemuan yang terjadi agar diberlakukan lagi skema insentif bonus driver.

Baca: Permudah Pelajar Pahami Matematika, Madrasah Tsanawiah Negeri 2 Gunakan Permainan Ular Tangga

Baca: KADO PAHIT 2020, tak Hanya BPJS Naik, Tarif Listrik 900 VA Naik, 24,4 Juta Pelanggan Kena Dampak

Baca: Humas PTPN III Terkejut Dengar Informasi Ada Penggeledahan KPK di Medan

"Kebijakan PT Gojek Siantar juga semena-mena seperti memberhentikan driver secara masal. Manajemen Gojek Siantar harus diperbaiki,"katanya.

Ketua DPRD Siantar Sementara Timbul Lingga yang hadir menyambut masa meminta waktu paling lama 14 hari untuk menggelar pertemuan dengan PT Gojek.

Baca: Dana Otsus Rp 17,5 Juta per Kepala, Mahfud MD Bongkar Perangai Korup Pejabat Papua

Baca: Humas PTPN III Terkejut Dengar Informasi Ada Penggeledahan KPK di Medan

Baca: Aulia Kesuma Kenal Pupung Lewat Aplikasi Kencan Online, Mengaku Sempat Diancam Dibunuh Anak Tiri

Baca: MAHFUD MD Napaktilas Kisah Gus Dur Lakukan Pendekatan pada Papua, Bikin Terharu

Ia pun turut memanggil Dinas Perhubungan agar menindaklanjuti masalah yabg dihadapi driver ojol.

Baca: Pemainnya Diejek Rasialis saat Cetak Gol Penalti, Fans Garis Keras Inter Milan Malah Mendukung

Baca: Bima Aryo akan Terpisah dari Anjing-anjing Pemburunya Berjenis Belgian Malinois

Baca: Mahasiswa S2 ITB Ditemukan Tewas di Kamar Indekos, Gantung Diri di Kusen Pintu Kamar

"Paling lama kita tunggu 14 hari. Saya sudah sampaikan langsung ke Dinas Perhubungan agar ditindaklanjuti aspirasi dari rekan-rekan,"pungkasnya.

(tmy/tribun-medan.com).

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved