Motif Pelaku Tega Siram Air Keras Ustaz Hasanuddin Hingga Tewas, Direncanakan 6 Bulan
Pelaku penyiraman air keras yang mengakibatkan ustadz Hasanuddin tewas sudah ditangkap pihak kepolisian.
TRIBUN-MEDAN.com - Pelaku penyiraman air keras yang mengakibatkan ustadz Hasanuddin tewas sudah ditangkap pihak kepolisian.
Terungkap motif asmara yang membuat pelaku hingga tega melakukan perbuatan keji itu.
RM sekaligus mantan pacar istri sang ustadz tak sendirian. Dia bersama dengan temannya, RG ditangkap Polsek Teluknaga, Kabupaten Tangerang.
Pelaku menyiramkan air keras bekas ke wajah ustadz Hasanuddin pada malam hari selesai ustadz mengajar ngaji di Desa Pangkalan, Teluknaga.
Sebelumnya, RM dan RG ternyata sudah nyanggong sang ustadz di gang yang biasa dilewati korban sepulang mengajar.
Orang yang paling ditunggu-tunggu muncul, Jumat (30/8/2019) sekitar pukul 22.15 WIB.
RM dan RG berboncengan menggunakan motor Yamaha Vega ZR nomor polisi B 6549 GGD.

Pelaku merupakan mantan pacar istri sang ustadz, akui sakit hati
RM segera memacu motor dan mendekati target.
Sementara RG remaja 16 tahun itu menyiramkan air keras di dalam ember kecil warna biru.
Wajah Hasanudin kuyup oleh air keras, peci dan pakaiannya ikut koyak.
Tak berdaya, korban kesakitan dan sempat berteriak meminta tolong hingga warga mendekat.
"Warga membawanya ke Puskesmas terdekat," ungkap Kapolsek Teluknaga AKP Dodi Abdul Rohim, Selasa (3/9/2019).
"Tapi tidak tertolong karena korban menderita luka bakar parah," ia menambahkan.
Polisi saat itu juga mencari kedua pelakunya, tapi memilih kabur menyeberang ke Pulau Untung Jawa di Kepulauan Seribu.
Berita kematian ustadz muda itu segera tersebar ke seantero kampung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/hasanudin-28-korban-penyiraman-air-keras.jpg)