Kasat Reskrim Polrestabes Medan Berjanji dan Minta Waktu Tangkap Begal Loper Koran: Mohon Doanya
Hal tersebut disampaikan korban saat ditemui Tribun Medan di tempat ia bekerja, di kantor salah satu media cetak.
Lebih lanjut dijelaskan Putu, sebelumnya pihak kepolisian mengungkap kasus perampokan yang terjadi pada empat bulan yang lalu melalui proses dan upaya yang dilakukan.
Baca: Ngaku Pria dan Sudah Pacaran selama Setahun, saat Mau Lamar Kekasih Sewa Orangtua Palsu
Baca: Hasil Seleksi Capim KPK, 10 Nama Diserahkan Pansel ke Presiden Jokowi, Senin (2/9) Hari Ini
"Beri kami waktu untuk mengungkap kasus ini, Polrestabes medan sangat serius dalam menangani kasus kejahatan jalanan khususnya begal yg sudah sangat meresahkan masyarakat. Meski demikian bukan berarti Medan tak aman, karena semua kejahatan yang terjadi selalu sekuat tenaga berupaya kami tekan dan butuh waktu," ungkapnya.
Masih dikatakan polisi berpangkat Melati dua di pundaknya ini, meskipun tidak selalu diketahui masyarakat, personel dan anggota Polri khususnya Polrestabes Medan kerap kali dibuat pontang-panting mencegah dan mengungkap kasus kejahatan jalanan.
Namun menurutnya semangat pantang
surut karena menyangkut pengabdian kepada masyarakat.
"Apa yang polisi lakukan setiap hari dalam upaya mengungkap kaus begal yang terjadi tentu tidak bisa masyarakat bayangkan sepenuhnya. Cara-cara yang kami kerjakan memang tidak bisa diungkap di media, karena menyangkut metode, teknik dan upaya dalam penyelidikan yang menjadi lingkup internal pihak kepolisian," pungkasnya.
(mft/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/syahrizal-korban-begal.jpg)