Jayapura Terkini - Mencekam, Ribuan Orang Warga Papua Mengungsi ke Markas TNI AL, 10 Mobil Dibakar

Jayapura Terkini - Mencekam, Ribuan Orang Warga Papua Mengungsi ke Markas TNI AL, 10 Mobil Dibakar

Editor: Salomo Tarigan
KOMPAS.com/DHIAS SUWANDI
Jayapura Terkini - Mencekam, Ribuan Orang Warga Papua Mengungsi ke Markas TNI AL, 10 Mobil Dibakar 

Jayapura Terkini - Mencekam, Ribuan Orang Warga Papua Mengungsi ke Markas TNI AL, 10 Mobil Dibakar

TRIBUN-MEDAN.COM - Jayapura Terkini - Mencekam, Ribuan Orang Warga Papua Mengungsi ke Markas TNI AL, 10 Mobil Dibakar.

//

Ribuan warga di Kota Jayapura, Papua, kembali menggelar unjuk rasa, menyikapi dugaan tindakan rasisme terhadap mahasiswa Papua di Surabaya, Kamis (29/8/2019).

Baca: Perintah Jokowi pada Panglima, Kapolri dan Menkopolhukam Setelah Jayapura Rusuh dan Aksi Anarkis

Unjuk rasa ribuan warga Papua itu berakhir rusuh dengan melakukan berbagai aksi perusakan dan pembakaran, serta melakukan penjarahan.

Walau kondisi di Kota Jayapura sudah dalam kondisi terkendali, namun situasi di Kota Jayapura hingga Jumat (30/8/2019) sekitar pukul 01.30 WIT masih mencekam.

Baca: BURSA TRANSFER Jelang Persib vs PSS Sleman, Kabar Terbaru Fabiano Beltrame dan Alfeandra Dewangga

Lantaran kondisi Kota Jayapura belum bisa diprediksi, ribuan warga lebih memilih untuk meminta perlindungan dengan mengungsi ke Markas TNI AL, di Hamadi, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura.

Ribuan warga yang mengungsi ke instalasi militer Markas TNI Angkatan Laut Hamadi karena ketakutan.

Baca: Daftar Tilang yang Harus Dibayar Pengendara bila Langgar Rambu Lalu Lintas - Operasi Patuh Jaya

Baca: Perintah Jokowi pada Panglima, Kapolri dan Menkopolhukam Setelah Jayapura Rusuh dan Aksi Anarkis

Sebab, ribuan warga masih bertahan di halaman kantor Gubernur dan dikhawatirkan adanya kerusuhan susulan.

"Kondisi kami lagi trauma. Kami takut kalau massa balik dan melakukan pengerusakan dan penjarahan, hingga pembakaran. Itu yang buat kami mengungsi," kata seorang pria yang biasa di sapa Jojo saat ditemui lagi berjaga-jaga di Jalan Raya Entrop.

Massa melakukan aksi di Jayapura, Senin (19/8/2019). Aksi tersebut untuk menyikapi peristiwa yang dialami mahasiswa asal Papua di Surabaya, Malang dan Semarang.
Massa melakukan aksi di Jayapura, Senin (19/8/2019). Aksi tersebut untuk menyikapi peristiwa yang dialami mahasiswa asal Papua di Surabaya, Malang dan Semarang. (ANTARA FOTO/GUSTI TANATI)

Jojo mengatakan, pengungsi kebanyakan anak-anak dan perempuan.

Baca: Perintah Jokowi pada Panglima, Kapolri dan Menkopolhukam Setelah Jayapura Rusuh dan Aksi Anarkis

"Kita pria berjaga-jaga. Karena ini bukan lagi menyampaikan aspirasi. Mereka merusak dan membakar, bahkan melakukan penjarahan. Jadi kami bersatu," katanya.

Dari pantauan Kompas.com, masih ada ribuan pendemo hingga malam hari masih bertahan di halaman kantor Gubernur Jalan Soa Siu Dok 2, Distrik Jayapura Utara.

Sementara di pusat perekonomian Kelapa II Entrop, Distrik Jayapura Selatan, yang jaraknya sekitar 2,5 km, ratusan warga terihat berjaga-jaga.

Baca: Jadwal & Link Live Stremaing Persib Bandung vs PSS Sleman, Siaran Langsung Liga 1 Hari Ini

Bahkan mereka melakukan razia terhadap setiap kendaraan yang melintas dan terlihat lebih dari 10 mobil di tengah jalan terlihat dibakar.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved