Ini 4 Fakta Sosok Pupung Sadili Korban Kesadisan Sang Istri Muda, Miliarder yang Jadi Relawan Jokowi

Sosok Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54) yang menjadi korban kesadisan sang istri muda, Aulia Kesuma (35), akhirnya terkuak.

Editor: Juang Naibaho
Facebook/Pupung Sadili
Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54) 

"Kalau berita yang mobil terpanggang itu ya saya tahu, cuman pas awal berita kan belum tahu identitasnya. Pas semalam identitasnya tahu semua teman-teman kaget," tegas Ina.

Senada dengan Ina, Ega yang sudah mengenal Pupung sejak masih bersekolah di SMAN 70 Jakarta Selatan juga kehilangan sosok sahabat.

Namun seperti Ina, dia mengaku tak mengetahui pasti permasalahan yang terjadi di keluarga Pupung dan AK sehingga berujung pembunuhan.

"Saya enggak kenal sama istri yang sekarang, tapi yang saya tahu mereka sudah punya anak. Anaknya yang sekarang sekitar tujuh tahun umurnya," kata Ega.

Kolase Aulia Kesuma dan mobil terbakar berisi jasad suami dan anak tirinya
Kolase Aulia Kesuma dan mobil terbakar berisi jasad suami dan anak tirinya (FACEBOOK/AULIA MEI NIE/AULIA KESUMA)

Aulia Kesuma Punya Utang Rp 10 Miliar
Aparat kepolisian membeberkan nominal utang Aulia Kesuma hingga tega membunuh suami dan anak tirinya.

Awalnya, Aulia Kesuma minta Pupung menjual rumahnya senilai Rp 26 miliar di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Uang hasil penjualan rumah itu hendak dipakai Aulia kesuma untuk lepas dari jeratan utang.

Karena permintaan jual rumah ditolak, maka Aulia Kesuma nekat membunuh suami dan anak tirinya.

Kapolres Sukabumi, AKBP Nasriadi, mengatakan Aulia Kesuma memiliki utang dengan nilai yang sangat tinggi di beberapa bank. Total, utangnya mencapai Rp 10 miliar. Di antara utang-utang, itu ada tunggakan kartu kredit sebesar Rp 500 juta.

"Utangnya mencapai Rp 10 miliar. Rp 7 miliar di Danamon, Rp 2,5 miliar di BRI dan 500 juta di kartu kredit," ujar Nasriadi saat dikonfirmasi, Rabu (28/8/2019).

Setiap bulannya, Aulia wajib membayar Rp 200 juta kepada pihak bank. Pembayaran ini sudah berlangsung selama beberapa tahun terakhir. "Iya sekitar Rp 200 jutaan itu. Sudah berjalan berapa tahun itu," ungkap Nasriadi.

Adapun Pupung Sadili menolak permintaan Aulia Kesuma untuk jual rumah karena alasan Pupung memiliki anak dari pernikahan sebelumnya, yakni M Adi Pradana alias Dana, yang akhirnya turut dibunuh.

Terkait permintaan jual rumah itu, Pupung Sadili juga sempat mengancam akan membunuh Aulia Kesuma jika sampai nekat menjual rumahnya.

Aulia Kesuma merasa kesal dengan penolakan itu. Istri muda Pupung itu kemudian merencanakan pembunuhan terhadap suami dan anak tirinya.

Aulia Kesuma merencanakan pembunuhan terhadap Pupung dan Dana, di Apartemen Kalibata, Jakarta Selatan.

Ia membahas rencana pembunuhan itu bersama dua orang tersangka lainnya, yakni Geovanni Kelvin (18) alias KV alias GK, keponakan Aulia Kesuma, serta tersangka R.

Tersangka Kelvin saat ini dirawat di RSPP karena luka bakar, sedangkan tersangka R masih berstatus buron.

Selanjutnya, Aulia Kesuma meminta bantuan suami mantan pembantunya untuk mendatangkan pembunuh bayaran dari Lampung guna menghabisi nyawa suami dan anaknya.

"Yang bersangkutan (AK) pernah mempunyai pembantu, pembantu ini sudah tidak ada lagi di situ (di rumahnya). Dia (pembantunya) seorang perempuan dan suami pembantu ini disuruh menghubungi dua orang yang ada di Lampung," ungkap Argo.

Dua pembunuh bayaran berinisial S dan A kemudian datang ke Jakarta menggunakan travel. Keduanya bertemu Aulia Kesuma dalam mobil di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan. Aulia Kesuma menjanjikan bayaran Rp 500 juta untuk membunuh suami dan anaknya.

Belakangan terungkap, eksekutor itu cuma diberikan Rp 8 juta oleh Aulia Kesuma setelah membunuh Pupung dan Dana.

Kepolisian menyebutkan Pupung dan anaknya, Dana, dibunuh di rumah di Lebak Bulus tersebut.

Tersangka Kelvin sebelumnya memberikan minuman keras kepada Dana. Setelah mabuk, Kelvin kemudian membunuh Dana atas perintah Aulia Kesuma.

Sementara Pupung Sadili dibunuh dengan cara diracun. Pupung diberikan minuman yang telah diracun oleh dua pembunuh bayaran berinisial S dan A.

Selanjutnya, kedua korban dibawa menggunakan mobil ke kawasan Sukabumi, lalu dibakar oleh tersangka Kelvin.(*)

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Biodata Pupung Sadili, Suami Aulia Kesuma yang Jasadnya Dibakar di Mobil: Miliarder Relawan Jokowi

Sumber: Surya
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved