Panglima TNI Buka Pintu Dialog dengan Tokoh Papua termasuk pada Egianus Kogoya
Melalui dialog, diyakini bisa didapat solusi paling tepat untuk menyelesaikan masalah keamanan di Papua, terutama yang terkait dengan separatisme.
"Namun namanya juga merantau, sama seperti pendatang dari luar Papua yang datang ke sini, harus mampu beradaptasi dengan kehidupan masyarakat lokal setempat, saling menghargai dan saling menghormati, itu yang penting," sambung Titio yang juga pernah menjadi Kapolda Papua.
Menurut dia, seluruh pemangku kepentingan, termasuk Gubernur Papua Barat dan Gubernur Papua sudah bersepakat untuk menciptakan situasi keamanan yang kondusif setelah aksi protes atas dugaan tindak rasisme kepada mahasiswa Papua bermunculan di sejumlah daerah.
"Saya juga bertemu Bapak Gubernur (Papua) di Istana kemarin, bersama Pak Panglima kita berkomitmen untuk sama-sama menjaga keamanan di Tanah Papua ini," tuturnya.
Pada prinsipnya, terang Kapolri, situasi keamanan di Papua dan Papua Barat sudah jauh mendingin, meski masih ada beberapa aksi di beberapa tempat.
Pada Selasa malam, Panglima TNI dan Kapolri dijadwalkan menggelar pertemuan dengan tokoh masyarakat dan agama di Swiss-bell Hotel Jayapura. Namun pertemuan tersebut bersifat tertutup.
#Panglima TNI Buka Pintu Dialog dengan Tokoh Papua termasuk pada Egianus Kogoya
Artikel ini dikompilasi dari kompas.com dengan judul "Panglima TNI Ajak Egianus Kogoya Berdialog", "Kapolri Sebut Ada yang Bermain untuk Sebarkan Hoaks di Papua", "TNI dan Polri Jamin Keamanan Mahasiswa Papua di Seluruh Indonesia"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/panglima-tni-buka-pintu-dialog-dengan-tokoh-papua.jpg)