Panglima TNI Buka Pintu Dialog dengan Tokoh Papua termasuk pada Egianus Kogoya
Melalui dialog, diyakini bisa didapat solusi paling tepat untuk menyelesaikan masalah keamanan di Papua, terutama yang terkait dengan separatisme.
Faktor keamanan nasional, terang Kapolri, adalah hal yang paling mendasar sehingga kebijakan tersebut dikeluarkan.
"Ini kita untuk keamanan nasional, termasuk keamanan wilayah ini (Papua), ini jadi prioritas dulu, kalau sudah aman pasti akan mengorbankan kebebasan, sedikit," kata dia.
Namun, Kapolri memastikan keputusan untuk memblokir jaringan data juga memiliki dasar hukum yang kuat.
"Tentu itu tidak dilarang, dalam UU ICCR Pasal 19 disebut salah satunya adalah keamanan nasional.
Jadi kebebasan menyampaikan pendapat, ini tidak berarti absolut sebebas-bebasnya, ada 4 batasan, salah satunya keamanan nasional yang tentu dari aparat keamanan," tutur dia.
Pemblokiran layanan data, lebih khusus jaringan milik Telkom Grup di Papua dan Papua Barat, dilakukan sejak 19 Agustus 2019.
Pada awalnya, layanan data yang diblokir hanya milik Telkomsel, namun sejak 25 Agustus 2019, beberapa layanan milik Telkom pun terputus.
Jamin Keselamatan Mahasiswa Papua di Indonesia
Sebelum tiba di Jayapura, pada siang hari, Panglima TNI dan Kapolri telah mengunjungi Kabupaten Biak Numfor untuk melakoni agenda yang sama dengan elemen masyarakat setempat.
Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian pada Selasa (27/08/2019) mengunjungi Kabupaten Biak Numfor dan Kota Jayapura, Papua.
Usai mengadakan pertemuan internal di Mapolda Papua, Panglima TNI dan Kapolri memberikan keterangan kepada wartawan terkait situasi di Papua dan Papua Barat.
"Yang jelas kita akan terus mengevaluasi situasi, yang penting komitmen kita bersama untuk menjaga situasi keamanan di Papua, jangan terpengaruh hoaks," ujar Kapolri Jenderal Tito Karnavian.
Ia juga meminta media massa membantu aparat keamanan dan pemerintah untuk menciptakan situasi keamanan yang kondusif dengan menyajikan pemberitaan yang menyejukkan.
Kapolri juga menyampaikan jaminan keamanan kepada masyarakat dan mahasiswa Papua yang berada di seluruh wilayah Indonesia.
"TNI-Polri juga memberikan jaminan kepada adik-adik mahasiswa Papua atau orang asli Papua yang tinggal di luar Papua, kita berikan jaminan keamanan," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/panglima-tni-buka-pintu-dialog-dengan-tokoh-papua.jpg)