Aulia Kesuma Ajak 2 Sosok Ini ke Apartemen untuk Bahas Rencana Pembunuhan Suami dan Anak Tiri
Kabid Humas Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, Aulia Kesuma merencanakan pembunuhan di Apartemen Kalibata, bersama dua tersangka lainnya
Edi dibunuh dengan cara diracun, sementara Dana dibunuh dengan cara diberi minuman keras lalu dibekap. Keduanya dibunuh di rumahnya di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan.
Kedua korban kemudian dibawa ke Sukabumi, Jawa Barat untuk dibakar di dalam mobil.
Kelvin hingga kini masih menjalani perawatan di RS Pusat Pertamina karena terkena luka bakar saat berusaha membakar ayah tirinya yang sudah tak bernyawa di dalam mobil.
Selain Aulia Kesuma dan Kelvin, polisi sudah menangkap S dan A.
Kedua pembunuh bayaran itu ditangkap di Lampung Timur, oleh tim Jatanras Polda Metro Jaya dibantu Polda Lampung.
Utang Rp 7 Miliar
Sebelumnya, polisi juga membeberkan motif Aulia Kesuma melakukan perbuatan sadis tersebut.
Dikutip dari Wartakotalive, Aulia Kesuma terlilit utang hingga Rp 7 miliar. Setiap bulannya, Aulia Kesuma harus mencicil Rp 200 juta.
Kondisi itu membuat Aulia Kesuma akhirnya meminta sang suami, Pupung Sadili, menjual rumah senilai Rp 26 miliar di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Namun, permintaan itu ditolak Pupung Sadili.
Alasannya antara lain, Pupung Sadili memiliki anak dari pernikahan sebelumnya, yakni M Adi Pradana alias Dana, yang akhirnya turut dibunuh.
Selain itu, Pupung Sadili sempat mengancam akan membunuh AK jika menjual rumahnya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono membenarkan informasi Aulia Kesuma terlilit utang Rp 7 miliar dan wajib mencicil Rp 200 juta per bulan. "Infonya seperti itu. Tapi nanti akan dipastikan dan dicek lagi," kata Argo Yuwono, Selasa (27/8/2019) malam.
Argo Yuwono mengatakan, motif pembunuhan karena Aulia Kesuma karena terlilit utang Rp 7 miliar. Sehingga, ia ingin menjual rumah mereka di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, untuk melunasi utangnya.
Namun, korban Pupung Sadili menolak menjual rumahnya di Lebak Bulus yang bernilai Rp 26 miliar.
"Terkait pembunuhan di Lebak Bulus, pada intinya awal kasus ini adalah ada suatu keluarga suami istri, yang memiliki anak masing-masing sebelumnya hidup dalam satu rumah tangga. Kemudian istri inisial AK (Aulia Kesuma) ini mempunyai utang, sehingga dia ingin menjual rumah mereka," papar Argo Yuwono.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/terungkap-cara-polisi-tangkap-otak-pelaku-pembunuh-bayaran-selain-aulia-kesuma-habisi-ayah-dan-anak.jpg)