Aulia Kesuma Ajak 2 Sosok Ini ke Apartemen untuk Bahas Rencana Pembunuhan Suami dan Anak Tiri

Kabid Humas Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, Aulia Kesuma merencanakan pembunuhan di Apartemen Kalibata, bersama dua tersangka lainnya

Editor: Juang Naibaho
kolase/tribun bogor
TERUNGKAP CARA Polisi Tangkap Otak Pelaku Pembunuh Bayaran Selain Aulia Kesuma, Habisi Ayah dan Anak. foto: Aulia Kesuma diduga otak pelaku pembunuhan suami dan anak tirinya, Pupung Sadili dan M Adi Pradana 

Aulia Kesuma Ajak 2 Sosok Ini ke Apartemen untuk Atur Rencana Bunuh Suami dan Anak Tiri

TRIBUN MEDAN.com - Fakta-fakta baru tentang sang istri muda, Aulia Kesuma (35), membunuh suami dan anak tirinya, Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54) dan anak tirinya, M Adi Pradana alias Dana (23), terus bermunculan.

Teranyar, Aulia Kesuma tak sendirian mematangkan rencana pembunuhan tersebut.

Kabid Humas Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, tersangka Aulia Kesuma merencanakan pembunuhan terhadap Pupung dan Dana, di Apartemen Kalibata, Jakarta Selatan.

Aulia Kesuma membahas rencana pembunuhan itu bersama dua orang tersangka lainnya.

Keduanya yakni Geovanni Kelvin (18) alias KV alias GK, keponakan Aulia Kesuma (bukan anak kandung seperti santer disebutkan selama ini), serta tersangka R.

Saat ini, tersangka R masih berstatus buron.

"Kasus ini (pembunuhan) sudah direncanakan di salah satu apartemen di Kalibata, Jakarta Selatan. Jadi ada tersangka AK (Aulia Kesuma), GK (Geovanni Kelvin), dan tersangka R yang masih DPO. Mereka ada dalam satu kegiatan perencanaan (pembunuhan) di apartemen tersebut yang isinya untuk menghabisi nyawa korban (suami dan anak tiri AK)," kata Argo di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Rabu (28/8/2019).

Baca: Demo Tolak Rasisme di Deiyai Papua Rusuh, Serda Rikson Gugur dan Lima Polisi Terluka

Baca: VIRAL, Mualaf Ini Meninggal Setelah Ucap Dua Kalimat Syahadat

Baca: Viral Oknum Polisi Diarak Warga Tanpa Celana Bersama Bidan Desa, Ini Kronologi Lengkapnya

Selanjutnya, Aulia Kesuma menyewa dua pembunuh bayaran berinisial S dan A yang berdomisili di Lampung.

Kedua pembunuh bayaran itu kemudian datang ke Jakarta menggunakan travel.

Keduanya bertemu dengan Aulia Kesuma dalam mobil di kawasan Kalibata.

Aulia Kesuma menjanjikan bayaran Rp 500 juta untuk membunuh suami dan anaknya.

Belakangan diketahui, bahwa usai menghabisi Pupung dan Dana, kedua eksekutor itu cuma diberikan uang Rp 8 juta oleh Aulia Kesuma.

Argo menyebut, polisi saat ini tengah mendalami peran tersangka R.

"Masih didalami (peran tersangka R)," ungkap Argo.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved