LAGI, Polisi Dibacok di Mapolsek, Modus Pelaku Pura-pura Lapor lalu Bacok Kanit Provos
Insiden pembacokan terhadap aparat di kantor kepolisian kembali terjadi. Peristiwa teranyar terjadi di Mapolsek Tlogowungu,
Saat ini pihaknya masih menjalin koordinasi dengan sejumlah pihak.
"Kami masih koordinasi, belum bisa beri keterangan," jelas Suharning.
Belum diketahui apakah kejadian ini merupakan kasus terorisme atau kejahatan biasa.
Baca: HEBOH, Penagih Utang Kirim Karangan Bunga ke Pesta Pernikahan, Bayar Utang Sebelum Nikahi Anak Orang
Baca: Pensiunan Marinir Tembak Teman Sekelas SMA saat Reuni, Balas Dendam Pernah Disiksa 50 Tahun Lalu
Serangan Polsek Monokromo
Sebelumnya, peristiwa pembacokan terhadap polisi terjadi di Mapolsek Wonokromo, Surabaya, Sabtu (17/8/2019) sore.
Pria tersebut pura-pura melapor dan tiba-tiba menyerang polisi petugas piket dengan senjata tajam.
Akibat serangan tiba-tiba pria tersebut, Aiptu Agus Sumarsono menderita luka bacok di kepala, tangan, dan pipi kirinya.
"Pria tersebut tiba-tiba menyerang petugas. Sebelumnya pura-pura lapor," kata Kapolda Jatim, Irjen Luki Hermawan, di lokasi Mapolsek Wonokromo.
Baca: Operasi Patuh Toba 2019 Akan Digelar, Ada Delapan Sasaran Prioritas
Baca: Helmina Sari Boru Hasibuan Menikah di Samping Jenazah Ayahnya, Tangisan Pecah usai Ijab Kabul
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo mengatakan, pelaku berinisial IM (30) merupakan terduga teroris.
Sebelum menyerang Mapolsek Wonokromo Surabaya, rupanya IM telah mempelajari situasi Polsek terlebih dahulu.
"(Penyerangan) yang di Wonokromo itu sudah melakukan mapping terhadap sasaran. Beberapa sasaran ya, bukan hanya ke markas maupun anggota kepolisian, baik yang sedang melaksanakan tugas pengaturan lalu lintas maupun yang di polsek," ungkap Dedi, di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (19/8/2019) malam.
Awalnya, pelaku berencana melakukan serangan saat perayaan 17 Agustus, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.
Namun, ia mengurungkan niatnya sebab penjagaan di gedung tersebut sangat ketat.
Baca: Ini Dia Jumlah Perolehan Kursi Partai dan Nama Caleg yang Terpilih untuk DPRD Sumut
Baca: Gara-gara Terlilit Hutang Sebesar Rp 700 Ribu, Beriman Waruwu Tega Habisi Nyawa Jimmy Harefa
Setelah itu, ia akhirnya memutuskan melakukan serangan di Mapolsek Wonokromo Surabaya.
Sebelum melancarkan aksinya, ia pun sempat melakukan profiling terhadap situasi di kantor polsek tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/aiptu-agus-sumartono-dibacok.jpg)