Wakil Ketua DPRD Sulut dari Demokrat Mendadak Gerayangi Tubuh ES di Mobil Lontarkan kata tak Senonoh

Dia (terlapor) mengatakan jika dirinya pernah mencium saya dan bahkan bilang kemaluannya telah terangsang.....

Editor: Tariden Turnip
Tangkap layar Tribunnews
Wakil Ketua DPRD Sulut dari Demokrat Mendadak Gerayangi Tubuh ES di Mobil Lontarkan kata tak Senonoh. Ilustrasi. (Tangkap layar Tribunnews) 

#Wakil Ketua DPRD Sulut dari Demokrat Mendadak Gerayangi Tubuh ES di Mobil Lontarkan kata tak Senonoh

TRIBUN-MEDAN.COM - Lelaki berinisial MM, warga Kelurahan Talete, Kecamatan Tomohon Tengah, dipolisikan oleh perempuan berinisial ES (30), warga Kelurahan Kakaskasen, Kecamatan Tomohon Utara, Minggu (25/8/2019).

Politisi Partai Demokrat yang juga adalah salah satu Wakil Ketua DPRD Sulawesi Utara, itu dilaporkan diduga melakukan pelecehan seksual terhadap ES.

Melansir wikipedia, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut  2019-2014 yang berasal dari Partai Demokrat adalah Marthen Manopo.

Wakil Ketua DPRD Sulut 2014-2019 dari Demokrat Marthen Manoppo
Wakil Ketua DPRD Sulut 2014-2019 dari Demokrat Marthen Manoppo (tribun manado)

Dalam laporannya korban mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (24/8/2019) sekitar pukul 17.30 Wita di depan toko roti Bread Factory, Talete Tomohon Tengah.

Saat itu, korban bersama sopirnya memarkir kendaraan di muka toko roti, hendak membeli roti.

Tak diduga, saat itu terlapor datang menghampiri korban yang ada dalam kendaraan.

Terlapor kemudian memulai aksinya meraba bagian tubuh dan organ intim korban secara berulang-ulang.

Korban berusaha menghindar sambil meronta meski sulit karena berada di dalam kendaraan.

Bahkan dalam laporan, korban mengatakan bahwa sang wakil rakyat itu mengeluarkan banyak kata-kata kotor.

"Waktu saya menghindar, dia (terlapor) mengatakan jika dirinya pernah mencium saya dan bahkan bilang kemaluannya telah terangsang," kata korban dalam laporan polisi nomor LP/436/VIII/2019/Sulut SPKT/Res-Tmhn, tertanggal 25 Agustus 2019.

Tak terima dengan aksi terlapor serta tidak mau kejadian itu terulang, korban melaporkan apa yang ia alami ke polisi.

Kapolres Tomohon AKBP Raswin B Sirait SIK SH melalui Kasat Reskrim Iptu Yulianus Samberi SIK membenarkan adanya laporan tersebut.

Bahkan, pihaknya sudah dalam penanganan Unit PPA Sat Reskrim Polres Tomohon.

Sementara, MM yang dikonfirmasi, mengakui bahwa sudah banyak yang menantinya untuk konfirmasi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved