Pemkab Karo Terima 30 Ekor Bibit Kambing Unggul Persilangan Afrika Selatan dan Kambing Lokal
Hibah ini, diterima secara langsung oleh Wakil Bupati Karo Cory Sebayang, dan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Karo Ir Matehsa K Purba.
Penulis: Muhammad Nasrul |
Pemkab Karo Terima 30 Ekor Bibit Kambing Unggul Persilangan Afrika Selatan dan Kambing Lokal
TRIBUN-MEDAN.com-Pemkab Karo Terima 30 Ekor Bibit Kambing Unggul Persilangan Afrika Selatan dan Kambing Lokal.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo, menerima hibah berupa 30 ekor kambing dari Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kementerian Pertanian melalui Loka Penelitian Kambing Potong Sei Putih.
Hibah ini, diterima secara langsung oleh Wakil Bupati Karo Cory Sebayang, dan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Karo Ir Matehsa K Purba.
Kepala Loka Penelitian Kambing Potong Sei Putih Dr Ir Simon Elieser Msi, mengungkapkan puluhan ekor kambing yang diberikan ini merupakan salah satu program dari Kementerian Pertanian.
Dirinya menyebutkan, nantinya kambing tersebut akan diserahkan kepada Dinas Pertanian dan Peternakan Karo, dan selanjutnya dipinjamkan kepada kelompok tani yang tersebar di seluruh Kabupaten Karo.
"Ini memang merupakan program dari Kementerian Pertanian, yang di bawahnya ada badan Litbang yang sehari-hari meneliti bibit unggul. Tiga tahun terakhir, bapak menteri mengatakan jika bibit unggul disebar ke masyarakat," ujar Simon, usai penyerahan kambing di Kantor Dinas Pertanian dan Peternakan Karo, Jalan Veteran, Kabanjahe, Senin (26/8/2019).
Baca: Gelar Bazar Kesehatan, Yayasan HOPE Akan Terus Aktif Berikan Edukasi Kesehatan ke Masyarakat
Baca: RESMI, Jokowi Pilih Kaltim Ibu Kota Negara, Lokasinya di Penajam Paser Utara dan Kutai Kertanegara
Baca: Kelompok Tani Menggugat Minta Presiden Jokowi Selesaikan Masalah Tanah yang Diserobot Mafia
Ia mengatakan, kambing yang diberikan ini berjenis Boerka yang merupakan bibit pejantan unggul.
Diketahui, jenis kambing tersebut merupakan peranakan dari kambing boer yang berasal dari Afrika Selatan, dan kambing kacang yang merupakan lokal dari Indonesia.
Simon menjelaskan, program dari kementerian tersebut dibandingkan dengan program Gubernur Sumatera Utara yang mengatakan jika Sumatera Utara merupakan lumbung kambing dan domba.
Baca: Akhirnya Aura Kasih dan Yan Widjaya Bertemu, Bahas Pabrik Susu Secara Tertutup di Restoran
Baca: Jelang Jokowi Umumkan Pindah Ibu Kota RI, Gubernur Kaltim Isran Noor Sambangi Istana Kepresidenan
Baca: VIDEO Mesum 17 Detik Eks Karyawati Bank Viral, Kerabat Ungkap Kondisi Terakhir Si Perempuan
Baca: Messi peluk Anssumane Fati, Remaja Berumur 16 Tahun yang Main di Laga Resmi Barcelona
Salah satu tempat yang paling strategis untuk mengembang biakkan kambing itu, adalah di Kabupaten Karo.
Dirinya menyebutkan, di Sumatera Utara ada tiga lokasi lambung kambing dan domba. Yaitu di Kabupaten Karo, Asahan, dan Deliserdang.
Baca: Karyawan RS Martha Friska Ngaku hanya Dibayar Rp 300 - Rp 500 ribu per Bulan
Baca: Matthijs de Ligt Kaget karena Dicadangkan Pelatih saat Juventus Bertamu ke Parma
Selain itu, alasan Kabupaten Karo menjadi prioritas adalah karena Pemkab Karo ternyata telah memiliki kerjasama yang baik dengan Badan Litbang.
"Karo ini dari dulu sudah terkenal kok, malah memelihara ternak tidak mau sembarangan. Untuk itu, kita memberikan prioritas untuk penyaluran bibit unggul, supaya kambing di sini produktivitasnya menjadi lebih baik," ucapnya.
Dirinya mengungkapkan, sesuai dengan program gubernur, tiga tahun ini ditargetkan Sumatera Utara menjadi lumbung kambing dan domba.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kepala-loka-penelitian-kambing-potong.jpg)