5 Fakta Mantan Kapolsek Kompol Nadapdap Dianiaya Sopir Angkot

Mantan Kapolsek Pancoran Mas Depok, Kompol Hamonangan Nadapdap, menjadi korban penganiayaan yang dilakukan sopir angkot.

Editor: Juang Naibaho
facebook
Kompol Nadapdap 

5 Fakta Mantan Kapolsek Kompol Nadapdap Dianiaya Sopir Angkot

TRIBUN MEDAN.com - Mantan Kapolsek Pancoran Mas Depok, Kompol Hamonangan Nadapdap, menjadi korban penganiayaan yang dilakukan sopir angkot.

Perwira polisi yang kini Kanit IV Kamneg Ditintelkam Polda Metro Jaya itu, dianiaya sopir angkutan umum T19 Jurusan Kampung Rambutan-Depok di Jalan Margonda tepatnya di depan Apartemen Melati Margonda, Depok, Sabtu (24/8/2019).

Kompol Nababan mengalami luka di bibirnya, dan mendapat perawatan medis.

Akibat kejadian ini, Kompol Nababan membuat laporan penganiayaan di Polresta Depok.

Berikut fakta-fakta tentang penganiayaan Kompol Hamonangan Nadapdap:

1. Berawal Singgungan Mobil

Kassubag Humas Polresta Depok, AKP Firdaus mengatakan, peristiwa itu berawal saat Kompol Nadapdap tengah dalam perjalanan dinas ke Polda Metro Jaya.

Di tengah perjalanannya saat di Margonda, mobil yang dikendarai Kompol Nadapdap bersinggungan dengan mobil angkot yang dibawa sopir angkot T19 jurusan Kampung Rambutan-Depok.

Sopir angkot kemudian menyuruh Kompol Nadapdap untuk menghentikan mobilnya.

"Sopir angkot ini merasa dipepet dan setelah anggota jalan lagi, sopir angkot ini memepet (mobil) anggota untuk menyuruh berhenti," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.

Baca: Komplotan Curanmor dan Penadah Digulung Tim Pegasus Polrestabes Medan

Baca: Mulan CS Menang Gugatan Atas Gerindra, Perintah PN Jaksel Wajib Tetapkan Anggota DPR Terpilih

Baca: Temuan 4 Tengkorak Kini Dikaitkan Hilangnya Tiba-tiba 4 Anggota Keluarga Wanita Tua Pemilik Rumah

2. Cekcok dan Tandukan

Saat kejadian itu, Kompol Nadapdap sempat bercekcok dengan sopir angkot.

Mereka menyelesaikan dengan sama-sama turun dari kendaraannya masing-masing, kemudian terjadilah penganiayaan yang diterima Kompol Nadapdap.

"Kepala korban sempat ditanduk oleh pelaku karena pelaku tinggi hingga mengalami luka," kata AKP Firdaus.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved