Kejanggalan Surat Wasiat dan Selendang Merah dekat Lia Yulrifa, Sang Ibu Histeris Putrinya Pergi
Meninggalnya Lia Yulrifa dengan kondisi tergantung di rumah kontrakannya dinilai ada kejanggalan.
TRIBUN-MEDAN.com - Meninggalnya Lia Yulrifa dengan kondisi tergantung di rumah kontrakannya dinilai ada kejanggalan.
Hal itu diungkap langsung oleh pihak keluarga Lia Yulrifa.
Lia Yulrifa ditemukan tewas tergantung di bagian kusen rumah kontrakannya di Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Rabu (21/8/2019) kemarin.
Dilansir dari Serambinews, pihak keluarga menyoroti sepucuk surat yang berada di dekat jasad Lia Yulrifa .
Seperti diketahui bahwa pihak kepolisian turut menemukan surat wasiat yang berisikan permintaan maaf.
Berikut isi surat wasiat yang ditemukan dekat jenazah Lia Yulrifa.
"Mama Maafin Lia.
Lia Sudah Buntu Jalannya. Lia Rasa ini adalah jalan satu-satunya untuk menebus kesalahan yang ada pada bang hendra.
Lia sudah ingkar janji sama mama dan bang hendra.
Maafin Lia Ma, Ayah, Adek kakan Eza. Lia sayang kali sama mama, ayah dan adek Lia, tapi Lia belum bisa membahagiakan kalian.
Maaf."
Surat wasiat tersebut diduga milik Lia Yulrifa.
Namun, pihak keluarga justru menilai ada kejanggalan pada surat tersebut.
Menurut pihak keluarga, Lia Yulrifa tidak pernah memanggil ibunya dengan sebutan mama.
Lia Yulrifa diketahui kerap memanggil ibunya dengan sebutan mamak.
Selain itu, Lia Yulrifa juga tidak pernah memanggil ayah tirinya sebagai ayah, melainkan papa.
Tak hanya itu, pihak keluarga juga turut menyoroti hal lainnya terkait meninggalnya Lia Yulrifa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/lia-yulrifa-ditemukan-tewas-di-kamar-kontrakannya.jpg)