Followers Jayanti Mandasari Meningkat Drastis saat Unggah Foto Melukis Henna untuk Cut Meryska
Namun, Henna Artist, Jayanti Mandasari membuktikan bahwa dengan melukis henna ia bisa tampil beda dari yang lain.
Followers Jayanti Mandasari Meningkat Drastis saat Unggah Foto Melukis Henna untuk Cut Meryska
TRIBUN-MEDAN.com-Followers Jayanti Mandasari Meningkat Drastis saat Unggah Foto Melukis Henna untuk Cut Meryska.
Kreatifitas melukis henna adalah sebuah kreatifitas yang tergolong unik. Tak banyak orang yang memiliki bakat dan menekuni bidang ini.
Namun, Henna Artist, Jayanti Mandasari membuktikan bahwa dengan melukis henna ia bisa tampil beda dari yang lain.
Diakui Owner Jayanti Mahendi ini, ia memulai melukis henna sejak tahun 2009 di akhir masa kuliahnya.
Berawal dari sang kakak yang memintanya untuk membuatkan hena sebab kakaknya saat itu akan menikah.
"Di keluarga hanya saya yang menonjol bakat seni, saya hobi menggambar. Saya memulai melukis hena itu karena saat itu kakak saya akan menikah dan dia (kakak) punya satu conne henna, dia suruh saya ukirin inai di tangannya. Padahal saat itu saya tidak tahu sama sekali tentang henna, saya hanya menggambar secara otodidak," jelasnya.
Tanpa disangka, para kerabat terdekat yang akan menikah pun, teryata meminta Jayanti untuk melukis henna bagi mereka. Jayanti pun tak memasang tarif atas jasanya membuat henna tersebut.
Usai wisuda Tahun 2010, Jayanti menjadi seorang guru honor, sembari tetap melukis henna. Namun, saat itu, ia sudah menjadikan henna sebagai bisnis sampingan.
Baca: Warga Australia Gelar Familiarization Trip ke Sumut, Nikmati Pesona dan Panorama Danau Toba
Baca: Jurnalis Protes Tak Diberi Tempat Duduk saat Liput Pertandingan PSMS Medan, Julius Raja Minta Maaf
Baca: Akhirnya Paskibraka Koko Ardiansyah Bertemu Anak Bupati yang Sempat Viral Disebut Gantikan Posisinya
Selanjutnya, Jayanti pun bekerja sebagai karyawan perusahaan swasta sambil tetap punya usaha jasa henna.
Pada tahun 2013, ia memutuskan untuk resign dan fokus menjalankan bisnis hennanya, Jayanti Mahendi.
Dalam usahanya ini, Jayanti tetap memiliki tantangan tersendiri.
Baca: Suasana Haru Menyelimuti Kedatangan Jemaah Haji Kloter Pertama Debarkasi Medan
Baca: Capek Dikolongin Para Striker Lawan, Thibaut Courtois Lakukan Hal Ini ke Pemain Bertahan Madrid
Baca: Kejanggalan Surat Wasiat dan Selendang Merah dekat Lia Yulrifa, Sang Ibu Histeris Putrinya Pergi
Jayanti bahkan pernah disuruh pulang padahal ia sudah sampai di rumah sang pengantin karena ternyata orangtua sang pengantin melarang pengantin itu menggunakan henna.
"Saya pernah disuruh pulang, saya sudah sampai di rumah pengantin, ternyata bapaknya melarang. Saya juga pernah menunggu konsumen berjam-jam untuk dibuatkan henna," tambahnya.
Pantang menyerah, ia pun membuka kursus bagi yang ingin belajar henna dengan sebutan Jayanti Mahendi Academy (JMA) tahun 2016.
Baca: Tahapan Pilkada Mulai Berlangsung Awal September 2019, Ini Alokasi Anggaran dari Pemkab Asahan
Baca: Daftar Susunan Pemain PSMS Medan VS PSPS Riau
Konsumen henna makin luas, tak terbatas pada suku dan adat tertentu. Hampir di setiap pernikahan minimal tangan sang mempelai perempuan dihiasi goresan tinta henna yang meliuk-liuk.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/jayanti-mandasari-merias-cut-meriska.jpg)