Warga Apresiasi Respon Cepat Penanganan Sampah di Pasar Kabanjahe yang jadi Lokasi Pedagang Loak

Ternyata, peringatan ini juga membawa kesan tersendiri bagi pedagang berbagi jenis pakaian bekas atau loak di Kabupaten Karo terutama Kabanjahe.

Penulis: Muhammad Nasrul |
Laporan Wartawan Tribun Medan/Muhammad Nasrul
Warga Apresiasi Respon Cepat Penanganan Sampah di Pasar Kabanjahe yang jadi Lokasi Pedagang Loak. Suasana salah satu ruas jalan di kawasan Pasar Kabanjahe terlihat sudah bersih dari sampah pasca dijadikan lapak pedagang loak dadakan kemarin, Minggu (18/8/2019). 

Warga Apresiasi Respon Cepat Penanganan Sampah di Pasar Kabanjahe yang jadi Lokasi Pedagang Loak

TRIBUN-MEDAN.com - Warga Apresiasi Respon Cepat Penanganan Sampah di Pasar Kabanjahe yang jadi Lokasi Pedagang Loak .

Setiap tahunnya pada 17 Agustus, menjadi perayaan seluruh masyarakat Indonesia dalam memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia.

Ternyata, peringatan ini juga membawa kesan tersendiri bagi pedagang berbagi jenis pakaian bekas atau loak di Kabupaten Karo terutama Kabanjahe.

Seperti amatan www.tribun-medan.com, sejak malam sebelum 17 Agustus, para pedagang sudah mulai mempersiapkan lapaknya untuk berjualan esok hari.

Pada tanggal 17 kemarin, ruas-ruas jalan yang berada di seputar Pasar Kabanjahe bak disulap menjadi komplek pedagang loak.

Namun, setelah proses jual beli selama sehari penuh itu, hampir di seluruh titik yang menjadi lapak jualan itu dipenuhi sampah terutama plastik bekas bungkusan pakaian.

Baca: Putra Bungsu Kasat Reskrim Tewas saat Selfie di Rel Kereta Api, Tertabrak KA Gajayana

Baca: VIDEO: 3 Mobil Tertimpa Pohon saat Hujan Deras dan Angin Kencang Guyur Kota Medan

Baca: Kota Medan Dilanda Hujan Deras, Pohon Tumbang di Berbagai Titik

Melihat kondisi ini, tentunya membawa kesan yang kurang baik bagi Kecamatan Kabanjahe.

Karena dapat mengganggu masyarakat yang akan kembali beraktivitas pada esok harinya. Selain itu, menjadikan pemandangan pusat kota Kabanjahe menjadi kumuh.

Namun, saat dicoba melihat langsung kondisinya pasca ditinggal ratusan pedagang itu, ternyata pada pagi harinya sudah tidak ditemukan lagi sampah yang berserakan.

Di seluruh titik jalan yang dijadikan lapak pedagang kemarin, ternyata sudah bersih dari sampah bekas aktivitas jual beli kemari.

Baca: BREAKINGNEWS: Pohon Tumbang Timpa 3 Unit Mobil di Jalan S Parman

Baca: Eko Ditangkap Polisi karena Bawa 1,9 Kilogram Sabusabu, Dicegat Petugas saat Melintas

Baca: Jenderal Bintang 3 Asal Langkat Letjen Agus Surya Semringah Dapat Kejutan dari Artis Bella Saphira

Seorang pedagang yang sehari-hari berjualan di sekitar Pasar Kabanjahe Suryani, mengaku memang sejak dirinya datang ke pasar sudah tidak melihat ada sampah sisa kemarin.

Dirinya menyebutkan, selama belasan tahun dirinya berjualan di sana ia menilai penanganan sampah pasca kawasan tersebut jadi pasar loak dadakan, tidak menjadi masalah.

"Tadi pagi saya ke sini sudah enggak ada sampahnya, tapi biasanya memang tukang sapu yang biasa itu malam pun sudah kerja. Kadang tukang sapunya saja, kadang sama mobil sampahnya langsung keliling. Pagi pun memang ada lagi mereka nyapu semua ini," ujar Suryani, saat ditemui di kawasan Pasar Kabanjahe, Jalan Suka Raja Munthe, Kabanjahe, Minggu (18/8/2019).

Baca: KISAH PASIEN WANITA Operasi Menyeramkan, Benda Aneh di Perut, Kepala Meledak saat Ditangani Dokter

Baca: Pratu Sirwandi Hembuskan Nafas Terakhir, 11 Tentara 4 Polisi Gugur Ditembak KKB Papua, Daftarnya

Warga lainnya Budianta Bremana Sembiring, mengaku menang setiap tahunnya kawasan tersebut dijadikan lapak bagi para pedagang loak dadakan.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved