PENGAKUAN Penembak Jitu Sniper Gagal Tembak Mati Presiden Soekarno saat Salat, Terungkap Penyebabnya
PENGAKUAN Penembak Jitu Gagal Tembak Mati Presiden Soekarno saat Salat, Terungkap Penyebabnya
PENGAKUAN Penembak Jitu Gagal Tembak Mati Presiden Soekarno saat Salat, Terungkap Penyebabnya
TRIBUN-MEDAN.COM - PENGAKUAN Penembak Jitu Gagal Tembak Mati Presiden Soekarno saat Salat, Terungkap Penyebabnya.
//
Presiden ke-1 Republik Indonesia Ir. Soekarno pernah menjadi target penembakan saat melaksanakan salat Idul Adha.
Baca: Dipecat dari Anggota Paskibraka, Gloria Hamel Bikin Heboh 2016, Nasibnya Kini Gak Disangka
Baca: BEDA JUSUF Kalla (JK), Gerindra Setuju 10 Pimpinan MPR Wakili Semua Fraksi, Dukung Usulan Partai PAN
Dikisahkan dalam buku 'Soekarno Poenja Tjerita' terbitan Bentang tahun 2016 disebutkan bahwa kejadian itu
terjadi pada 14 Mei 1962.
Ketika itu Sanusi yang menjadi suruhan dari anak buah Kartosoewiryo, Mardjuk, diperintah untuk membunuh Soekarno.
Kartosoewiryo sendiri merupakan pimpinan Negara Islam Indonesia (NII)

Soekarno (Youtube)
Selain itu, Kartosoewiryo sebenarnya juga salah satu teman Soekarno saat masih kos milik HOS Cokroaminoto,
di Gang Peneleh, Surabaya.
Mendapatkan perintah itu, Sanusi berusaha menjalankannya.
Ia pun menunggu momentum saat Soekarno salat Idul Adha di Istana.
Sanusi lantas menembakkan pistol miliknya ke arah Soekarno, tepatnya ketika sang presiden sedang salat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/soekarno-saat-upacara-kemerdekaan-17-agustus-1945.jpg)