Komunitas Food Truck Sedekah dan Komunitas 1000 Dhuafa Sumbangkan Makanan Setiap Minggu

Ia mengatakan berbagi itu harus muncul dari diri sendiri, dan itu bisa di lakukan dengan menumbuhkan sikap positif dalam diri.

TRIBUN MEDAN/HO
Agenda rutin dari dua komunitas, yakni komunitas Food Truck Sedekah dan Komunitas 1000 Dhuafa yang memanfaatkan transportasi untuk berbagi makanan secara konsisten setiap minggunya. 

"Harapan kami bisa memberi lebih. Dan bukan hanya di lakukan di satu titik lokasi tetapi di beberapa titik lokasi lain. Dalam waktu yang sama. Harapan kedepannya gak muluk muluk, semoga Allah tetap memberikan barokahnya agar komunitas 1000 dhuafa ini tetap konsisten, tetap berjalan, tetap bisa berbagi, walau yang kami bagi hanya dengan seporsi nasi. Buat kami, kebahagiaan kami adalah bukan karena melakukan kebaikan. Akan tetapi bahagia bisa diberikan kesempatan oleh Allah utk berbuat baik, itu saja," pungkas Cici.

Mewujudkan Rasa Syukur

Demikian pula dengan Food Truck Sedekah, komunitas yang dibentuk pada 22 juni 2018 ini bergerak atas dasar global hunger indeks.

Founder Komunitas, Laras mengatakan Indonesia kini mencapai titik yang serius, sehingga perlu adanya penyelamat makanan.

Jika komuniyas 1000 Dhuafa menbagikan makanan kepada masyarakat membutuhkan, Food Truck Sedekah berperan sebagai penyelamat makanan, sebab selain rutin membagikan makanan mereka juga menyalurkan makanan dari suatu perayaan ke masyarakat yang membutuhkan.

Ketua Komunitas, Debbie mengatakan bahwa berbagi adalah mewujudkan rasa syukur, karena memberikan rasa kebahagiaan kepada si pemberi maupun si penerima.

Ia sendiri berpendapat bahwa siapapun dapat memberi apalagi jika rezeki yang dimiliki berlebih.

"Bantuan itu juga bukan melulu soal barang, uang yang ada wujudnya, tapi bantuan itu bisa aja seperti edukasi, memberi semangat, dan apapun itu, jadi siapapun pantas mendapatkan bantuan sesuai kebutuhan," katanya.

Ia menjelaskan Food Truck Sedekah bergerak di penyelamatan makanan yang berlebih, serta penyaluran makanan ke masyarakat yang membutuhkan, juga wadah meniadakan kesenjangan pangan dengan konsep bersedekah.

"Setau saja di Medan ini baru Food Truck Sedekah yang memiliki konsep menyelamatkan dan menyalurkan makanan berlebih, jadi harapannya semakin banyak anak muda yang peduli berbagi sekaligus peduli lingkungan," katanya

Konsep berbagi tanpa pamrih dan bekelanjutan merupakan konsep yang terbaik bagi Debbie.

"Jangan berbagi pas ada momen saja, dan sebenarnya kemauan berbagi itu mulanya berasal dari diri sendiri," katanya.

Bicara target, Food Truck Sedekah ingin agar adanya kesadaran berbagi dan tiada lagi kesenjangan pangan.

"Harapannya komunitas ini tetap berkelanjutan, targetnya semakin banyak, intinya kita berharap semakin banyak makanan yang dapat diselamatkan dan semakin banyak yang merasakan manfaatnya," katanya

(cr21/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved