Penghuni Komplek Pemda Heboh, Warganya Meninggal Dunia Bunuh Diri di Pohon Mangga

Diduga, masalah faktor ekonomi yang sangat mendesak, membuat wanita itu memilih mengakhiri hidup secara tragis dengan bunuh diri.

Penulis: M.Andimaz Kahfi |
TRIBUN MEDAN /Polsek Delitua
Penghuni Komplek Pemda Heboh, Warganya Meninggal Dunia Bunuh Diri di Pohon Mangga. Polisi saat mengevakuasi jenazah Florentina yang tewas mengenaskan dengan cara gantung diri. 

Penghuni Komplek Pemda Heboh, Warganya Meninggal Dunia Bunuh Diri di Pohon Mangga

TRIBUN-MEDAN.com- Penghuni Komplek Pemda Heboh, Warganya Meninggal Dunia Bunuh Diri di Pohon Mangga.

Seorang wanita tewas meregang nyawa dengan cara gantung diri dengan seutas tali nilon pada sebuah pohon, di Komplek Pemda, Kelurahan Medan Selayang, Kecamatan Tuntungan, Senin (5/8/2019) pagi.

Diduga, masalah faktor ekonomi yang sangat mendesak, membuat wanita itu memilih mengakhiri hidup secara tragis dengan bunuh diri.

Informasi yang dihimpun, dari tetangga, Joni Sitanggang warga Nusa Indah Kelurahan Selayang, Kecamatan Tuntungan, bahwa aksi bunuh diri itu diketahui dari anaknya yang saat itu sedang menyapu halaman rumah.

"Anak saya yang kabari, kebetulan setiap pagi pukul 06.00 WIB menyapu halaman rumah sebelum berangkat ke sekolah," kata Joni.

Joni menambahkan bahwa korban baru 4 bulan mengontrak di rumahnya.

Dia sangat terkejut dengan kejadian tersebut.

Baca: Musa Rajekshah Buka Tebingtinggi Expo 2019, Harapkan Kegiatan Serupa di Seluruh Kabupaten/Kota

Baca: Ini Sosok Pria yang Menyekap dan Memperkosa Siswi SMP selama 3 Hari, Berikut 4 Fakta di Baliknya

Baca: Sebanyak 116 JCH Embarkasi Medan Gagal Berangkat karena Berbagai Sebab, Ada yang Hamil

Tak lama berselang, petugas Polsek Delitua bersama Babinsa Edy Tia S, tiba dilokasi dan langsung memasang garis Polisi untuk mensterilkan lokasi kejadian.

Sementara itu, Kepling lingkungan IX, Kelurahan Selayang Kecamatan Medan Tuntungan, Roni (40) mengatakan sebelumnya keluarga korban kurang harmonis karena masalah himpitan ekonomi.

"Korban bunuh diri atas nama Florentina br Sagala (49). Menurut petugas jaga malam, sekitar pukul 05.00 WIB belum ada kejadian," kata Roni.

Baca: Universitas Al Azhar Menjalin MoU dengan STIEMA Asahan Kisaran

Baca: Para Guru Binjai Langkat Apresiasi Gubernur Sumut Copot Robby Rezeky, Ini Alasan Mereka

Baca: Tanggal Pernikahan Roger Danuarta dan Cut Meyriska Terungkap, Bakal Dilaksanakan di Medan

"Mungkin kejadiannya sekitar pukul 06.00 WIB.

Sebelumnya anaknya mau berangkat ke Malaysia untuk mengadu nasib.

Tapi, karena data-data anaknya belum lengkap tidak jadi berangkat," sambungnya.

Roni menjelaskan anaknya yang cowok mau berangkat ke Malaysia sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI) lewat CV Sahara.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved