Kisah Awak Kapal Mengapung di Lautan 8 Hari, Hanya Makan Seekor Ikan dan Minum Air Seni

“Waktu saya tinggal, banyak yang masih hidup. Tapi selanjutnya, saya juga enggak tahu,” kata Endro.

Kolase HUMAS SAR BANJARMASIN
Petugas mengevakuasi nelayan yang selamat dalam musibah tenggelamnya KM Pieces di perairan Kalsel, Jumat (2/8/2019) malam. 

TRIBUN-MEDAN.com-Setelah dilakukan upaya pencarian, seorang awak Pieces berhasil ditemukan dalam keadaan selamat pada Jumat (2/8/2019) malam.

Sejak KM Pieces dikabarkan tenggelam, ia dan penumpang lain telah terombang-ambing di perairan.

Tiga puluh orang lainnya hingga saat ini masih dicari keberadaannya.

KM Pieces dilaporkan tenggelam di perairan Kalsel, Rabu (31/7/2019), saat dalam pelayaran dari Pekalongan menuju Selat Makassar untuk mencari ikan.

Kapal berbobot 93 gros ton itu berangkat dari Pelabuhan Perikanan Nusantara Pekalongan, Senin (22/7).

Kapal ditumpangi 37 orang, terdiri atas 32 nelayan dan 5 siswa kerja praktik dari SMK Negeri 1 Bulakamba, Brebes.

Hingga hari keempat pencarian, 3 korban ditemukan selamat, 4 ditemukan tewas, dan 30 lainnya masih dalam pencarian.

Petugas mengevakuasi seorang nelayan yang selamat dalam musibah tenggelamnya KM Pieces di perairan Kalsel, Jumat (2/8/2019) malam.
HUMAS SAR BANJARMASIN
Petugas mengevakuasi seorang nelayan yang selamat dalam musibah tenggelamnya KM Pieces di perairan Kalsel, Jumat (2/8/2019) malam.

Enam korban yang ditemukan sebelumnya sudah dievakuasi oleh kapal nelayan KM Rezeki Utama menuju Pekalongan.

Korban selamat bernama Endro (40), ditemukan KM Bunga Tanjung di wilayah perairan Tanjung Selatan, Kalsel.

Lokasi penemuan korban sekitar 60 mil laut atau 111,12 kilometer arah tenggara dari Tanjung Selatan.

Endro mengatakan, mengapung di air diperkirakan selama delapan hari.

“Pokoknya selama delapan hari itu, saya makan ikan cuma satu ekor. Setiap dua hari sekali, saya minum air kencing sendiri untuk bertahan hidup,” tuturnya.

Menurut Endro, ia sempat empat hari mengapung bersama rekan-rekannya di laut, namun mereka kemudian berpencar.

“Waktu saya tinggal, banyak yang masih hidup. Tapi selanjutnya, saya juga enggak tahu,” katanya.

Pelaksana Harian Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Banjarmasin Endrow Sasmita di Banjarmasin, Sabtu (3/8/2019), mengatakan, informasi penemuan korban KM Pieces diterima dari Pos TNI AL Taboneo, Jumat malam, pukul 19.30 Wita.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved