Begal dan Jambret Dikabarkan Kumpul di Simpang Titipapan, Polisi Tingkatkan Patroli
Beredar informasi di media sosial tentang semakin maraknya aksi kejahatan jalanan berupa jambret dan begal di Medan Marelan dan Medan Labuhan.
TRIBUN-MEDAN.com-Beredar informasi di media sosial tentang semakin maraknya aksi kejahatan jalanan berupa jambret dan begal di Medan Marelan dan Medan Labuhan.
Informasi dari warga yang tersebat di berbagai grup WhatsApp itu menyebutkan bahwa para kriminal jalanan mengintai korban di sekitar Simpang Titipapan.
"Info penting buat yang bertempat tinggal di Medan Marelan dan Medan Labuhan sekitarnya Hati-hati lewat simpang titipapan sekarang uda mulai ada begal nyari korban.
Titik kumpul begal di simpang Titipapan sebelum toko mas, mereka stay di situ lalu mengejar target.
Buat yang pulang larut malam harap berhati hati, begal mulai ada sekitaran jam 00.30 sampai 04.00 subuh.
Uda dua orang kawan ku hampir jadi korban, cuma mengingatkan agar ga ada korban."
Baca: Begal Ancam Tikam Korban di Jalan Flamboyan Medan, Tertangkap Polisi Patroli
Baca: Begal Tewas Ditembak, Polisi: Modus Pelaku Menyenggol Korban hingga Terjatuh
Informasi warga lainnya menyebutkan bahwa bukan hanya di dekat Simpang Titipapan, begal dan jambret juga mengincar di Simpang Martubung.
Untuk wilayah Titipapan,
singkatnya simpang Titipapan
menuju simpang Martubung dan
seterusnya.
Tak hanya itu, terdapat juga postingan lain yang berhasil dihimpun, 'Harap berhati-hati dengan komplotan perampas sepeda
motor/begal.
Karena baru tadi saya dikejar
dengan orang mengendarai Satria, GL Pro dan Scoopy dengan tiap
jumlah satu motor dua orang.
Tribun Medan pun mencoba menelusuri kebenaran informasi ini dengan bertanyak kepada Ni, warga Jalan Marelan, yang ikut menyebarkan pesan.
"Saya mendapat cerita seperti itu. Makanya saya capture dan buat story. Ya, untuk berjaga-jaga saja, agar tetap berhati-hati dalam berkendara apalagi pada malam hari," ungkapnya.
Lalu bagaimana tanggapan kepolisian setempat?
Terkait dugaan maraknya aksi begal tersebut, Tribun Medan bertanya kepada Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, Iptu Bonar Pohan, Minggu (4/8/2019).
Ia menjelaskan bahwa terkait positingan tersebut pihaknya akan meningkatkan patroli untuk mencegah kejadian tersebut.
"Untuk hal ini, belum ada LP terkait hal itu. Namun kami tingkatkan patroli daerah tersebut untuk mencegah kejadian seperti itu," pungkasnya. (mft/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/aksi-begal-rampas-sepeda-motor.jpg)