Kasihan, Diteriaki Penculik Anak, Pria Ini Dikeroyok di Depan Istri dan Anaknya
Mendengar teriakan ada penculik anak, warga pun ramai-ramai menggebuk M Isa.
Saat tiba di jalan Simpang Adam Batre, mobil korban pun bersenggolan dengan mobil pelintas. Saat itulah warga tak lagi meneriakkan maling atau pencuri, melainkan penculik anak-anak, sehingga diamuk massa.
“Korban bukan penculik anak. Anak-anak yang ada di mobilnya adalah anak kandungnya dan anak kakaknya. Di dalam mobil ada tujuh orang, terdiri atas M Isa, istri dan dua anaknya, juga kakaknya serta dua orang anak kakaknya,” kata Kapolsek Kota Juang, Iptu Marzuki.
M Isa (32), korban amuk massa saat ditemui Serambi di Unit Dokkes Polres Bireuen mengatakan, ia bersama keluarganya dari Aceh Tengah hendak rekreasi ke Pantai Kuala Jeumpa. Dalam perjalanan mereka berhenti di kedai kelontong untuk membeli makanan ringan.
Ia kemudian melarikan diri ke arah Bireuen untuk mengamankan diri dari kejaran warga yang meneriaki mereka maling.
Saking paniknya, mobil yang disopirinya bersenggolan dengan mobil pelintas di jalan Simpang Adam Batree. Pada saat itulah M Isa babak belur diamuk massa karena diteriaki sebagai penculik anak.
“Saya tidak melihat anak kakak saya mengambil uang dalam laci kedai itu. Kami tidak ada niat sedikit pun untuk mencuri, apalagi menculik anak-anak. Yang saya bawa di dalam minibus itu justru anak kandung saya dan dua lagi anak kakak saya,” kata M Isa terbata-bata. (c38)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/mobil_hancur_20170406_184442.jpg)