Pasar Sangatta Utara Dijadikan Tempat "Ngelem"
Guna mengantisipasi kian merusaknya fasilitas, mulai Kamis (30/8/2012) kemarin, UPTD Pasar Sangatta sudah berkantor di bangunan pasar.
"Kami sudah mulai berkantor. Namun durasinya hanya beberapa jam per hari. Adapun pekerjaan komputerisasi masih dikerjakan di Disperindag," kata PLT Kepala UPTD Pasar Sangatta, Pasombaran, Jumat (31/8/2012).
Pihak UPTD juga mulai merekrut tenaga security untuk pengamanan kawasan. "Kami sudah merekrut empat orang security. Nantinya juga akan direkrut wakar yang khusus bertugas di malam hari," katanya.
Selain berkantor di bangunan baru, beberapa fasilitas yang kerap disalahgunakan ditutup sementara hingga waktu yang belum ditentukan. "Seperti bangunan utama pasar dan mushola sementara ditutup. Kami juga akan memblokade akses masuk untuk mengantisipasi aktifitas di malam hari," katanya.
Sementara itu, Kasi Pembinaan Operasional Satpol PP Kutim, Trisno, mengatakan pihaknya kerap mendapatkan temuan barang-barang yang disalahgunakan. Seperti plastik untuk "ngelem", bungkus sirup obat batuk yang umumnya dicampur minuman suplemen energi, sampai kondom bekas pakai di bangunan pasar.
Pihaknya berharap kawasan bisa diamankan dari aktifitas yang negatif. Keberadaan petugas pasar serta personil keamanan diharapkan bisa mendukung kepentingan tersebut.
(kholish chered)