Krisis BBM
Antrian Solar Masih Berlanjut di Siantar
Antrian panjang pembeli solar di SPBU Kota Pematangsiantar memasuki pekan kedua. Beberapa stasiun bahkan telah kehabisan solar
TRIBUN-MEDAN.com, PEMATANGSIANTAR - Antrian panjang pembeli solar di SPBU Kota Pematangsiantar memasuki pekan kedua. Beberapa stasiun bahkan telah kehabisan solar sejak pagi.
"Antrian begini sudah dua minggu," kata Mandor SPBU di Jalan Medan, Saragih, Senin (12/12). Menurut mandor ini, solar sebanyak 21 ton yang dikirim dari Medan telah habis pukul 3 pagi.
Menurut Saragih, dari yang biasanya bisa dua kali, saat ini stasiunnya hanya mendapat sekali pengiriman solar dalam sehari. "Solar sudah dibatasi karena stok solar untuk tahun ini sudah mulai habis," katanya.
Berbeda dengan SPBU di Jalan Medan, SPBU di Jalan Ahmad Yani masih terus melayani pembeli hingga siang tadi. Antrian memanjang hingga 200 meter dan dijaga polisi.
"Kami batasilah pembeli. Kalau tidak, banyak yang tidak kebagian," kata seorang karyawan di bagian bongkar muat. Menurutnya, banyak pembeli berasal dari daerah luar Siantar. "Ini juga sebagian sudah kami arahkan ke galon (SPBU) yang masih ada solarnya," ujarnya menambahkan.
Saragih dari SPBU Jalan Medan mengatakan, stasiunnya tidak membatasi penjualan kepada masing-masing pelanggan. "Yang beli solar di tempat kami kan mobil-mobil besar. Takutnya kalau dibatasi, mereka tidak akan sampai di tujuan atau galon berikutnya," tutur Saragih.
Asisten Customer Relation PT Pertamina Regional I Sumatera Bagian Utara Sony Mirath saat dihubungi, mengaku belum mengetahui kondisi ini. "Sebentar saya tanyakan ke teman-teman yang mengurusi ini," katanya. (ton/tribun-medan.com)