Berita Medan

10 Tahun SEC Ignatius Medan Membentuk Generasi Entrepreneur Tangguh dan Kreatif

10 Tahun SEC Ignatius Medan, membentuk generasi entrepreneur yang berkarakter dan berani berinovasi.

Penulis: Haikal Faried Hermawan | Editor: Tria Rizki

10 Tahun SEC Ignatius Medan: Membentuk Generasi Entrepreneur yang Berkarakter dan Berani Berinovasi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Gelaran STIGNAS Entrepreneur Championship (SEC) ke-10 yang berlangsung pada 7-14 Februari 2026 menjadi bukti nyata konsistensi Sekolah Santo Ignatius dalam memadukan Kurikulum Nasional dengan muatan entrepreneurship. 

Bukan sekadar ajang tahunan, SEC tahun ini menjadi refleksi satu dekade perjalanan dalam mengasah kreativitas dan menguatkan kolaborasi antar anak didik dari tingkat TK hingga SMA.

Mengusung tema "STIGNAS Entrepreneur Championship", kegiatan yang digelar di lingkungan Sekolah Santo Ignatius Medan ini melibatkan seluruh unit pendidikan dari TK, SD, SMP, hingga SMA dalam satu rangkaian kompetisi terpadu. 

Ajang ini juga menjadi strategi sekolah dalam menjaring calon siswa baru melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (PPDB) sekaligus mempererat silaturahmi dengan sekolah-sekolah di Kota Medan dan sekitarnya.

Membentuk Karakter Imago Dei Melalui Kewirausahaan

Ketua Yayasan Seri Amal, Sr. Gaudensia Sihaloho, KSSY, dalam sambutannya menegaskan bahwa SEC adalah ruang pembentukan karakter "Imago Dei" (kesecitraan) yang mencakup kejujuran, kerja keras, dan kepedulian. 

Ia mengungkapkan kebanggaannya atas berbagai produk kreatif yang lahir dari tangan siswa.

"Kemarin, saya kebetulan mengikuti lomba business plan tingkat SMA. Saya melihat betapa para peserta mampu mempresentasikan dengan baik rencana bisnis yang mereka bangun," ucap Sr. Gaudensia Sihaloho, KSSY, Sabtu (14/2/2026).

Sr. Gaudensia menyebutkan sejumlah inovasi unik hasil karya siswa, seperti kimchi dengan bumbu terasi atau belacan, tempe dari kombinasi berbagai jenis kacang yang dipasarkan ke siswa lain, hingga minuman dari bunga telang. 

Ia menambahkan bahwa dalam lomba business plan, para siswa diuji oleh juri profesional untuk berpikir kritis mengenai kebutuhan pasar.

"Seorang entrepreneur sejati bukan hanya mencari untung, tetapi menjadi berkat bagi sesama. Kami ingin membentuk generasi problem solver yang peka melihat kebutuhan masyarakat dan berani menghadirkan solusi," ungkapnya.

Dinas Pendidikan Kota Medan Apresiasi Sinergi Sekolah dan Keluarga

Mewakili Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Ibu Erina Manik memberikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi penyelenggaraan SEC. Namun ia juga menyampaikan catatan strategis bagi masa depan sekolah, terutama mengenai pentingnya sinergi antara sekolah dan orang tua.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved