TRIBUN WIKI
Niat Puasa Dzulhijjah yang Digabung Senin Kamis Serta Jadwal Lengkapnya
Niat puasa Dzulhijjah dan Senin Kamis "Saya niat puasa sunnah Dzulhijjah esok hari dan puasa hari Senin karena Allah Ta'ala,"
Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
TRIBUN-MEDAN.COM,- Bila Anda lupa dengan bacaan niat puasa Dzulhijjah, Anda tidak perlu khawatir.
Kami akan menyuguhkannya secara lengkap pada artikel ini.
Bukan cuma niat puasa Dzulhijjah saja, tapi juga keutamaan yang didapat.
Namun, ada diantara umat muslim yang bertanya, apakah menggabungkan puasa Dzulhijjah dengan puasa Senin Kamis boleh?
Baca juga: Kebiasaan Rasulullah di Awal Dzulhijjah yang Bisa Ditiru oleh Umat Islam
Jawabannya tentu saja boleh.
Syaikh AbdurRahman AsSa’di rahimahullah berkata (AlQawaa’id Wal-ushul Al-Jami’ah (90) ; “Jika dua ibadah dari jenis yang sama berkumpul, maka amalan-amalan keduanya saling berkaitan, sehingga cukup melakukan keduanya dengan satu amalan saja jika maksud kedua ibadah tersebut sama”, seperti dilansir dari wahdah.or.id.
Dalam Al Asybaah Wa An-Nadzhoir (1/208) ,Jalaluddin As-Suyuthi rahimahullah juga berkata ; “Jika dua perkara ibadah dari jenis yang sama berkumpul ,sedangkan maksud dari keduanya tidaklah berbeda, maka kebanyakan amalan salah satunya masuk kedalam amalan lainnya “.
Baca juga: Kalender Hari Penting Bulan Dzulhijjah 1447 H: Jadwal Puasa Arafah, Idul Adha, dan Hari Tasyrik 2026
Oleh karena itu, sah-sah saja menggabungkan puasa Dzulhijjah dengan puasa sunnah Senin Kamis.
Lantas, apa bacaan niatnya?
Mari kita ulas satu persatu.
Niat Puasa Dzulhijjah
Bagi mereka yang ingin menjalankan puasa Dzulhijjah, maka cukup membaca niat berikut ini.
Baca juga: 3 Macam Ibadah Haji di Bulan Dzulhijjah, Haji Ifrad, Qiran, dan Tamattu
نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذِيْ الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma syahri dzil hijjah sunnatan lillahi ta’ala.
Artinya: “Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah karena Allah ta’ala.”
Jika lupa berniat pada malam hari, boleh berniat di pagi hari sebelum waktu dzuhur, dengan lafal:
نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ شَهْرِ ذِيْ الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma hadzal yaumi ‘an adai syahri dzil hijjah sunnatan lillahi ta’ala.
Artinya: “Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah hari ini karena Allah ta’ala.”
Baca juga: Waktu yang Dicintai Allah, Berikut Amalan Rasulullah di Bulan Dzulhijjah Idul Adha
Puasa Dzulhijjah ini sangat dianjurkan, karena Rasulullah S.A.W pun menjalankannya.
Dalam hadits Rasulullah S.A.W yang diriwayatkan Imam Bukhari sebagaimana dikutip Imam an-Nawawi dalam kitab Riyadus Shalihin, dijelaskan mengenai keutamaan 10 hari pertama bulan Dzulhijjah.
“Tidak ada hari dimana amal kebaikan saat itu lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini. Rasulullah menghendaki 10 hari (awal Dzulhijjah). Lantas para sahabat bertanya: ‘Wahai Rasulullah, tidak juga jihad di jalan Allah?’ Rasulullah shallalâhu ‘alaihi wasallam menjawab: ‘Tidak juga jihad di jalan Allah, kecuali orang yang keluar berjihad dengan jiwa dan hartanya, kemudian tidak kembali dengan sesuatu apapun (mati syahid)’.” (HR. Al-Bukhari).
Baca juga: 6 Makanan Khas Idul Adha yang Enak dan Menggugah Selera
Tidak hanya itu, Rasulullah SAW pernah bersabda sebagaimana yang tertuang pada hadis yang disampaikan oleh Ibnu 'Abbas:
"Tidak ada satu amal saleh yang lebih dicintai oleh Allah melebihi amal saleh yang dilakukan pada hari-hari ini (10 hari pertama bulan Dzulhijjah)", dilansir YouTube Tribun Pontianak.
Niat Puasa Dzulhijjah Sekaligus Puasa Senin Kamis
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِذِيْ الْحِجَّةِ وَعَنْ صَوْمَ يَوْمَ الْخَمِيْسِ ِللهِ تَعَالَى
Nawaitu Shouma Ghadin 'An adaai sunnati Dzilhijjah wa 'an shouma yaumal itsnaini lillahi Ta'alaa
"Saya niat puasa sunnah Dzulhijjah esok hari dan puasa hari Senin karena Allah Ta'ala."
Menurut Rasulullah, pada hari Senin dan Kamis amal umat manusia akan diperlihatkan kepada Allah S.W.T.
Rasulullah SAW bersabda:
قال تعرض الأعمال يوم الاثنين والخميس فأحب أن يعرض عملي وأنا صائم
"Amal-amal diperlihatkan kepada Allah SWT pada hari Senin dan Kamis, maka aku suka amalku diperlihatkan sedangkan aku dalam keadaan puasa. (HR. At-Tirmidzi dan beberapa imam hadis lain)
Jadwal Puasa Dzulhijjah 2026
Pada tahun 2026, tanggal 1 Dzulhijjah jatuh pada Senin, 18 Mei 2026. Umat Muslim dapat mulai melaksanakan puasa sunnah sejak hari pertama. Berikut urutan lengkapnya:
1 Dzulhijjah: Senin, 18 Mei 2026
2 Dzulhijjah: Selasa, 19 Mei 2026
3 Dzulhijjah: Rabu, 20 Mei 2026
4 Dzulhijjah: Kamis, 21 Mei 2026
5 Dzulhijjah: Jumat, 22 Mei 2026
6 Dzulhijjah: Sabtu, 23 Mei 2026
7 Dzulhijjah: Minggu, 24 Mei 2026
8 Dzulhijjah (Puasa Tarwiyah): Senin, 25 Mei 2026
9 Dzulhijjah (Puasa Arafah): Selasa, 26 Mei 2026
(ray/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/puasa-Dzulhijjah-di-masjid.jpg)