TRIBUN WIKI
Bacaan Niat Puasa Dzulhijjah Beserta Tata Cara Pelaksanaannya
Bacaan niat puasa Dzulhijjah adalah Nawaitu shauma syahri dzil hijjah sunnatan lillahi ta’ala.
Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
Ringkasan Berita:
- Jadwal puasa Dzulhijjah 2026 dapat dilaksanakan mulai tanggal 18 Mei 2026
- Pada tanggal 18 Mei 2026 bertepatan dengan 1 Dzulhijjah 2026
- Bagi mereka yang melaksanakan puasa Dzulhijjah, akan mendaoat ganjaran pahala yang besar
- Pengasuh LPD Al-Bahjah Cirebon, KH Yahya Zainul Ma'arif atau Buya Yahya mengatakan, pada 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah, Allah S.W.T mencurahkan seluruh rahmatnya kepada semua hamba yang sedang melakukan kebaikan
TRIBUN-MEDAN.COM,- Badan Amil Zakat Nasional Kota Semarang menyebutkan bahwa 1 Dzulhijjah 1447 Hijriah jatuh pada 18 Mei 2026.
Oleh karena itu, umat Islam pun akan melaksanakan puasa Dzulhijjah, sebagaimana anjuran Nabi Muhammad S.A.W.
Dalam Islam, puasa Dzulhijjah ini memiliki keutamaan yang begitu sangat luar biasa.
Baca juga: Jadwal Puasa Dzulhijjah 2026 Beserta Keutamaan yang Didapat
Pengasuh LPD Al-Bahjah Cirebon, KH Yahya Zainul Ma'arif atau Buya Yahya mengatakan, pada 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah, Allah S.W.T mencurahkan seluruh rahmatnya kepada semua hamba yang sedang melakukan kebaikan.
"Tidak ada hari-hari yang bagus untuk beramal melebihi dari 10 awal bulan Dzulhijjah, sebab merupakan hari-hari istrimewa," kata Buya Yahya, dilansir dari Youtube Al-Bahjah Tv.
Apa yang disampaikan Buya Yahya ini juga sejalan dengan hadits Rasulullah S.A.W.
Baca juga: 7 Keutamaan Puasa Dzulhijjah, Menghilangkan Kesusahan Hingga Dikabulkan Doanya
“Tidak ada hari dimana amal kebaikan saat itu lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini. Rasulullah menghendaki 10 hari (awal Dzulhijjah). Lantas para sahabat bertanya: ‘Wahai Rasulullah, tidak juga jihad di jalan Allah?’ Rasulullah shallalâhu ‘alaihi wasallam menjawab: ‘Tidak juga jihad di jalan Allah, kecuali orang yang keluar berjihad dengan jiwa dan hartanya, kemudian tidak kembali dengan sesuatu apapun (mati syahid)’.” (HR. Al-Bukhari).
Oleh karena itu, puasa Dzulhijjah sangat dianjurkan bagi umat muslim yang sehat dan tidak memiliki halangan.
Baca juga: Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 Dilengkapi Bacaan Niatnya
Jadwal Puasa Dzulhijjah 2026
Laman Baznaz Kota Semarang menyebut bahwa pelaksanaan atau jadwal puasa Dzulhijjah 2026 sudah dapat dilaksanakan mulai tanggal 18 Mei 2026.
Sebab, tanggal 18 Mei 2026 bertepatan dengan 1 Dzulhijjah 1447 Hijriah.
Berikut urutan lengkapnya:
Baca juga: Perbedaan Puasa Tarwiyah dan Arafah, Jadwal dan Bacaan Niatnya
1 Dzulhijjah: Senin, 18 Mei 2026
2 Dzulhijjah: Selasa, 19 Mei 2026
3 Dzulhijjah: Rabu, 20 Mei 2026
4 Dzulhijjah: Kamis, 21 Mei 2026
5 Dzulhijjah: Jumat, 22 Mei 2026
6 Dzulhijjah: Sabtu, 23 Mei 2026
7 Dzulhijjah: Minggu, 24 Mei 2026
8 Dzulhijjah (Puasa Tarwiyah): Senin, 25 Mei 2026
9 Dzulhijjah (Puasa Arafah): Selasa, 26 Mei 2026
Baca juga: Hukum Puasa Sunnah Setelah Nisfu Syaban, Apakah Boleh Dilakukan?
Niat puasa Dzulhijjah (1–7 Dzulhijjah)
نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذِيْ الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma syahri dzil hijjah sunnatan lillahi ta’ala.
Artinya: “Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah karena Allah ta’ala.”
Jika lupa berniat pada malam hari, boleh berniat di pagi hari sebelum waktu dzuhur, dengan lafal:
نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ شَهْرِ ذِيْ الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma hadzal yaumi ‘an adai syahri dzil hijjah sunnatan lillahi ta’ala.
Artinya: “Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah hari ini karena Allah ta’ala.”
Baca juga: Niat Puasa Sunnah Bulan Syawal atau Puasa 6 Setelah Idul Fitri
Tata Cara Pelaksanaan
Sahur: Makan sahur sebelum fajar (subuh) dianjurkan untuk menambah keberkahan puasa.
Niat: Berniat puasa pada malam hari atau pagi hari sebelum waktu dzuhur (untuk puasa sunnah).
Menahan diri: Menahan diri dari makan, minum, dan segala hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga matahari terbenam (maghrib).
Berbuka: Segera berbuka setelah matahari terbenam, diawali dengan doa dan makanan/minuman ringan.
Hindari puasa pada hari-hari tertentu: Tidak boleh berpuasa pada hari Idul Adha (10 Dzulhijjah) dan hari Tasyrik (11–13 Dzulhijjah)(ray/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/puasa-Dzulhijjah-2026-kali.jpg)